Kamis, 18 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Ekonomi Lesu, ISMI DIY Latih Pengusaha Pemula Pakai AI Buat Pangkas Biaya Promosi

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
18/06/2026, 08:03 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Ekonomi Lesu, ISMI DIY Latih Pengusaha Pemula Pakai AI Buat Pangkas Biaya Promosi

Pengurus ISMI DIY yang menggelar pleno khusus di ruang rapat wawali Yogyakarta. Rapat utk menyambut muharam 1448 H.Foto:dok.jogja.fin.co.id

jogja.fin.co.id - Tekanan ekonomi yang belum membaik memaksa pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) memutar otak demi menjaga efisiensi pengeluaran. Biaya pemasaran sering kali menjadi pos pertama yang dikorbankan saat omzet penjualan menurun.

Merespons situasi tersebut, Ikatan Saudagar Muslim DIY (ISMI DIY) menawarkan solusi konkret lewat pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk menekan biaya promosi sekecil mungkin.

Organisasi para pengusaha muslim ini secara terbuka mengundang instansi, lembaga pemerintahan, maupun swasta untuk berkolaborasi. Kemitraan terfokus pada penyelenggaraan pelatihan AI untuk marketing dan manajemen bisnis praktis.

Penguasaan teknologi baru menjadi bekal wajib bagi pelaku usaha agar pesan promosi produk mereka bisa tersampaikan secara tepat sasaran serta mengikuti tren pasar terkini.

Advertisement

Ketua ISMI DIY, Wawan Harmawan, menyampaikan keprihatinannya atas dinamika pasar yang sedang lesu saat ini. Dia menegaskan seluruh jajaran pengurus organisasi wajib membagikan keahlian mereka agar memberikan dampak nyata bagi roda perekonomian masyarakat bawah. Wawan menginstruksikan jajarannya memperbanyak program edukasi teknologi yang menyasar langsung kelompok usaha kecil.

"Kami sangat peduli dengan kondisi ekonomi bangsa saat ini. Pemilik usaha kecil, terutama pelaku UMKM dan pengusaha pemula, harus bisa merasakan manfaat dari kapabilitas yang dimiliki pengurus organisasi," kata Wawan dalam rapat pleno pengurus di Yogyakarta, Selasa 16 Juni 2026.

Pria yang juga menjabat sebagai Wakil Wali Kota Yogyakarta tersebut meminta program kerja diarahkan pada pembuatan konsep proposal bisnis dan taktik pemasaran digital berbasis AI.

Rapat pleno internal tersebut menjadi basis persiapan agenda besar organisasi dalam waktu dekat. Terdekat, ISMI DIY siap memberikan dukungan penuh dalam gelaran Shafiyyah Expo yang berlangsung di Jogja Expo Center (JEC) pada 19–21 Juni 2026. Selain itu, pengurus juga tengah merancang dua acara besar lain, yakni Festival Saudagar serta Saudagar Golf Tournament yang dijadwalkan bergulir pada akhir tahun ini.

Sektor teknologi informasi mendapat perhatian khusus dalam rencana kerja triwulan mendatang. Bidang Pengembangan Bisnis Berbasis IT ISMI DIY sudah menyusun jadwal berkala untuk memastikan program edukasi berjalan konsisten di masyarakat.

Sementara itu, Kepala Bidang Pengembangan Bisnis Berbasis IT ISMI DIY, Fikri Kurniawan, menargetkan pelaksanaan minimal tiga kali workshop berseri pada periode Juli hingga September 2026.

Baca Juga

Fokus utama pelatihan berpusat pada optimalisasi media komunikasi produk agar tampilan iklan jauh lebih menarik, interaktif, namun berbiaya murah. Fikri menilai kehadiran peranti lunak berbasis kecerdasan buatan dapat memangkas waktu kerja dan anggaran operasional iklan secara signifikan.

"Prinsipnya, kemajuan teknologi komputer hari ini harus membantu mempermudah urusan komunikasi publik sekaligus menekan anggaran promosi sekecil mungkin," tutur Fikri saat memaparkan program kerjanya.

Layanan pendampingan tidak terbatas pada aspek digital semata. Di lokasi pameran JEC besok, organisasi menyiapkan ruang konsultasi khusus bagi pemilik toko kelontong mandiri.

Advertisement

Pendampingan ini bertujuan meningkatkan daya saing warung tradisional agar tidak tergerus oleh gurita ritel modern serta ekspansi warung kelontong Madura yang dikenal agresif. Warga yang tertarik berkonsultasi atau ingin bergabung menjadi anggota baru dapat mendatangi stan C2 sepanjang pameran berlangsung.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja