Suhu Capai 33 Derajat, Kota Jogja Diprediksi Panas Ngentang-Ngentang Siang Ini
Warga Yogyakarta dan wisatawan perlu bersiap menghadapi cuaca cerah menyengat hari ini. Suhu udara di DIY tembus 33 derajat Celsius.Foto:Unsplash
jogja.fin.co.id - Kondisi langit di atas wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) didominasi oleh cuaca cerah sepanjang hari ini, Kamis, 18 Juni 2026. Warga lokal maupun wisatawan yang sedang berlibur perlu mengantisipasi paparan sinar matahari langsung saat beraktivitas di luar ruangan. Udara kering khas musim kemarau mulai terasa memapar seluruh wilayah kabupaten dan kota.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui stasiun klimatologi Yogyakarta memaparkan data cuaca terbaru secara rinci. Hampir seluruh titik di wilayah ini bersih dari potensi awan hujan. Sebaliknya, terik matahari akan mendominasi sejak pagi hingga menjelang petang.
Suhu udara tertinggi hari ini menyentuh angka 33 derajat Celsius, khususnya di wilayah Kota Yogyakarta. Kelembapan udara di ibu kota provinsi ini berada pada rentang 54 hingga 95 persen. Kondisi tersebut membuat udara terasa gerah pada siang hari, namun berubah menjadi cukup dingin saat malam hingga dini hari.
Pergerakan cuaca di empat kabupaten tetangga menunjukkan pola serupa. Wilayah Sleman terpantau cerah dengan suhu berkisar antara 22 hingga 32 derajat Celsius. Bagi warga yang tinggal di kawasan lereng Merapi, kelembapan udara tercatat berada di angka 55 sampai 91 persen.
Baca Juga
Bergeser ke area selatan, Kabupaten Bantul dan Kulon Progo juga kompak mengalami cuaca cerah sepanjang hari. Suhu udara di kedua wilayah ini stabil pada angka 22 hingga 32 derajat Celsius. Perbedaan tipis hanya terlihat pada tingkat kelembapan, di mana Bantul menyentuh angka 57-96 persen sedangkan Kulon Progo berada pada 62-89 persen.
Sementara itu, Kabupaten Gunungkidul mencatatkan suhu minimum tertinggi dibanding wilayah lain, yaitu sebesar 23 derajat Celsius pada pagi hari. Suhu maksimal di wilayah berkarakter karst ini diprediksi mencapai 32 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara 56 hingga 86 persen.
Potensi Udara Kabur pada Akhir Pekan
Masyarakat juga perlu mencermati tren perubahan cuaca untuk beberapa hari ke depan. Berdasarkan data pemantauan atmosfer, kondisi cerah ini diperkirakan bertahan hingga esok hari. Namun, potensi perubahan visual di langit mulai terlihat menjelang akhir pekan nanti.
Fenomena udara kabur diprediksi mulai muncul di beberapa titik seperti Sleman, Kulon Progo, dan Kota Yogyakarta pada Jumat dan Sabtu besok. Kondisi ini umumnya terjadi akibat partikel kering yang melayang di udara, sehingga sedikit menurunkan jarak pandang terterang pada pagi hari. Pengendara diimbau tetap menjaga jarak aman kendaraan saat melintas di jalur utama antarkota.