Jumat, 26 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Impian Sejak Kecil Anggita Ayu: Dari Sanden Bantul Menuju Pasukan Delapan Paskibraka Nasional

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
25/06/2026, 17:27 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
 Impian Sejak Kecil Anggita Ayu: Dari Sanden Bantul Menuju Pasukan Delapan Paskibraka Nasional

Potret Anggita Ayu Mahanani Hanifah, siswi kelas 11 SMA N 1 Bantul yang terpilih menjadi calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka tingkat Nasional tahun 2026.

jogja.fin.co.id - Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) resmi mengumumkan daftar nama calon Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Tingkat Nasional tahun 2026.

Salah satu pelajar yang berhasil lolos untuk mewakili Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) adalah Anggita Ayu Mahanani Hanifah, siswi kelas 11 SMA N 1 Bantul.

Pelajar berusia 16 tahun asal Dusun Dayu, Kalurahan Gadingsari, Kapanewon Sanden, Kabupaten Bantul ini akan mengemban tugas pada upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Negara pada 17 Agustus mendatang.

Anggita mengungkapkan bahwa pencapaian ini merupakan perwujudan dari impian yang ia pendam sejak masa kanak-kanak. Pihak keluarga pun sempat tidak menduga bahwa ia mampu menembus ketatnya persaingan di tingkat pusat.

"Ini memang cita-cita saya dari kecil. Mereka tidak menyangka juga dan mereka sangat berharap saya bisa lolos, dan alhamdulillah saya bisa lolos," kata Anggita saat memberikan keterangan mengenai keberhasilannya.

Setelah memastikan satu tempat di barisan Paskibraka Nasional, Anggita kini menetapkan target performa yang lebih spesifik.

Ia membidik posisi strategis dalam formasi utama saat upacara pengibaran atau penurunan bendera nanti.

"Untuk target, saya adalah membawa baki di pasukan delapan," tutur Anggita.

Melalui Tahapan Seleksi Berjenjang

Keberhasilan Anggita menembus level nasional tidak diraih secara instan. Remaja asal Sanden ini harus melewati proses penyaringan yang ketat dan kompetitif mulai dari level satuan pendidikan paling bawah.

Baca Juga

Perjalanannya bermula saat pihak sekolah mengadakan seleksi internal. Dari proses tersebut, tim pelatih memilih 10 orang siswa terbaik sebagai delegasi sekolah untuk bersaing di tingkat kabupaten. Anggita menjadi salah satu perwakilan SMA N 1 Bantul yang sukses melewati fase awal ini.

Kemampuannya yang konsisten membawa Anggita lolos ke seleksi tingkat Provinsi DIY.

Setelah melalui berbagai penilaian fisik, akademis, dan kepribadian di tingkat daerah, ia dikirim untuk mengikuti fase penyaringan akhir di Jakarta pada Juni 2026 ini.

Melalui surat keputusan resmi BPIP, Anggita akhirnya dinyatakan terpilih sebagai salah satu utusan utama dari DIY.

Saat ini, ia bersiap mengikuti pemusatan latihan intensif bersama puluhan pelajar terpilih lainnya dari seluruh provinsi di Indonesia sebelum bertugas di Istana Negara.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja