Rabu, 01 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Sempat Memimpin Balapan, Pebalap Gunungkidul Veda Ega Alami Nasib Sial di Moto3 Assen

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
28/06/2026, 20:34 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Sempat Memimpin Balapan, Pebalap Gunungkidul Veda Ega Alami Nasib Sial di Moto3 Assen

Pebalap muda Indonesia Veda Ega Pratama saat memacu sepeda motornya dalam sesi balapan kelas Moto3 musim 2026.

jogja.fin.co.id – Nasib kurang beruntung menimpa pebalap muda berbakat asal Gunungkidul, Veda Ega Pratama, dalam lanjutan kompetisi Moto3 musim 2026. Rider andalan Indonesia tersebut harus rela kehilangan posisi di papan klasemen sementara setelah gagal menyelesaikan balapan pada seri kesepuluh yang berlangsung di Sirkuit Assen, Belanda, Minggu 28 Juni 2026.

Veda sebenarnya memulai jalannya balapan Moto3 Belanda dengan modal yang cukup meyakinkan. Mengawali start dari posisi ketujuh (P7), pebalap bernomor motor kebanggaan Indonesia ini langsung menembus barisan depan sejak awal putaran.

Aksi impresif Veda bahkan sempat membawanya merebut posisi pertama pada lap keempat. Namun, persaingan ketat di sirkuit legendaris berjuluk The Cathedral of Speed tersebut membuat posisinya perlahan melorot hingga tercecer ke urutan kedelapan (P8) saat memasuki lap ketujuh.

Petaka bagi pebalap tanah air ini akhirnya terjadi pada putaran berikutnya. Motor yang dikendarai oleh Veda mengalami kecelakaan (crash) fatal saat memasuki lap kedelapan.

Akibat insiden jatuh tersebut, Veda tidak dapat melanjutkan sisa balapan hingga garis finis. Kegagalan merampungkan balapan di Assen ini otomatis membuat sang pebalap kehilangan peluang untuk menambah pundi-pundi poinnya.

Rival Jiran Ambil Alih Peringkat

Situasi tanpa poin yang dialami Veda langsung dimanfaatkan dengan baik oleh rival terdekatnya asal Malaysia, Hakim Danish. Dalam balapan tersebut, Hakim Danish berhasil merampungkan seluruh putaran dan menyentuh garis finis di posisi ketujuh.

Keberhasilan finis di urutan ketujuh memberikan tambahan 9 angka bagi pebalap asal Negeri Jiran tersebut. Tambahan poin ini langsung mendongkrak posisi Hakim Danish naik ke urutan keenam pada klasemen sementara Moto3 2026 dengan koleksi total 82 poin.

Meskipun secara akumulasi angka Hakim Danish memiliki jumlah poin yang sama persis dengan Veda Ega Pratama, yakni 82 poin, rapor finis di GP Belanda ini menempatkan sang pebalap Malaysia berhak menduduki peringkat keenam. Sementara itu, Veda kini harus rela turun satu peringkat ke posisi ketujuh klasemen sementara.

Maximo Quiles Kokoh di Puncak

Baca Juga

Pada sisi lain, pebalap asal Spanyol, Maximo Quiles, tampil dominan dengan sukses keluar sebagai pemenang utama dalam gelaran Moto3 Belanda 2026. Hasil positif di Sirkuit Assen ini sekaligus menjadi kemenangan keenam bagi Quiles sepanjang bergulirnya musim kompetisi tahun ini.

Kemenangan podium utama tersebut membuat Quiles semakin kokoh bertengger di posisi puncak klasemen dengan raihan total 211 poin. Pebalap berpaspor Spanyol ini sekarang memimpin kejuaraan dengan keunggulan jarak yang cukup jauh, yakni selisih 90 angka dari pesaing terdekatnya di peringkat kedua, Alvaro Carpe, yang mengoleksi 121 poin.

Persaingan ketat di papan tengah klasemen Moto3 diprediksi akan terus memanas pada seri-seri berikutnya, terutama dalam perebutan posisi lima besar yang melibatkan jajaran pebalap muda potensial dari berbagai negara.

Berikut susunan posisi klasemen sementara pasca GP Moto3 Belanda 2026:

Maximo Quiles: 211 poin

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja