Rabu, 01 Juli 2026
--°C --
-- · --
News

Terpeleset Saat Memancing, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Bekas Galian Samberembe Sleman

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
30/06/2026, 14:53 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Terpeleset Saat Memancing, Bocah 8 Tahun Ditemukan Meninggal di Bekas Galian Samberembe Sleman

Tim SAR Gabungan bersama personel TNI, Polri, dan BPBD Sleman mengevakuasi kantong jenazah korban anak tenggelam di bekas galian Samberembe.

jogja.fin.co.id - Operasi pencarian korban tenggelam di wilayah Kabupaten Sleman berakhir duka. Seorang anak laki-laki bernama Awang (8) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah tenggelam di kubangan bekas galian kawasan Samberembe pada Selasa, 30 Juni 2026.

Peristiwa tragis tersebut bermula ketika korban sedang menghabiskan waktu bersama rekan-rekannya. Berdasarkan data kronologi resmi dari pihak berwenang, korban saat itu sedang memancing bersama empat orang temannya di sekitar lokasi kejadian.

Nahas, saat sedang beraktivitas, korban diduga kehilangan keseimbangan. Bocah warga Candirejo RT 01/RW 10, Kalurahan Candibinangun, Kapanewon Pakem tersebut diduga kuat terpeleset hingga langsung terjatuh ke dalam perairan yang cukup dalam dan tenggelam.

Pihak Basarnas Yogyakarta langsung turun setelah menerima laporan kedaruratan dari warga. Unit Siaga SAR Sleman bersama Tim SAR Gabungan segera meluncur ke lokasi kejadian dengan membawa armada taktis serta peralatan keselamatan air lengkap (water rescue).

Setibanya di lokasi bekas galian Samberembe, personel gabungan langsung melakukan asesmen situasi medan. Tim kemudian memutuskan untuk menerapkan metode pencarian bawah air guna mempercepat penemuan korban.

"Tim SAR gabungan langsung melakukan asesmen dan menentukan metode pencarian dengan penyelaman," tulis humas Basarnas Yogyakarta dalam laporan tertulisnya pada Selasa 30 Juni 2026.

Penyelaman terfokus pada titik awal yang diduga menjadi lokasi tenggelamnya korban. Setelah beberapa saat melakukan penyisiran di bawah air, tim penyelam akhirnya berhasil mendeteksi posisi tubuh korban berada di kedalaman 5 meter. Korban ditemukan dalam kondisi sudah tidak bernyawa.

Petugas langsung mengevakuasi jenazah korban ke daratan untuk penanganan medis awal. Setelah seluruh prosedur evakuasi selesai, tim lapangan langsung menyerahkan jenazah bocah tersebut kepada pihak keluarga untuk proses pemakaman.

Tim SAR memastikan tidak ada korban lain dalam peristiwa ini. Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dinyatakan selesai dan seluruh unsur penolong yang terlibat telah kembali ke kesatuan masing-masing.

Baca Juga

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja