News . 06/07/2026, 16:37 WIB

Polisi Periksa Rekaman CCTV, Buru Pelaku Pembuang Bayi di Toilet KA Sancaka

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id – Polisi berupaya mengungkap kasus pembuangan bayi di toilet Kereta Api (KA) Sancaka 84B relasi Jogja-Surabaya. Petugas gabungan kini fokus menyisir rekaman kamera pengawas (CCTV) dan memeriksa sejumlah saksi untuk melacak identitas pelaku.

Peristiwa bermula saat petugas kereta menemukan bayi pada Sabtu 4 Juli 2026 pagi sekitar pukul 07.20 WIB. Saat itu, KA Sancaka sedang melaju dari Yogyakarta menuju Surabaya.

Manager Humas KAI Daop 6 Jogja, Feni Novida Saragih, menyebutkan petugas menemukan sang bayi di toilet kereta eksekutif 3. Temuan itu langsung dilaporkan ke Pusat Pengendalian Pelayanan. Pihak maskapai kemudian berkoordinasi dengan Stasiun Solo Balapan untuk proses evakuasi.

"Kereta tiba di Stasiun Solo Balapan pukul 07.30 WIB, bayi langsung kami serahkan ke Pos Kesehatan," ujar Feni melalui keterangan tertulis. Setelah evakuasi darurat tersebut, KA Sancaka kembali melanjutkan perjalanan menuju Surabaya pada pukul 07.33 WIB.

Penyelidikan Bersama Gabungan Reskrim

Aparat bergerak cepat menyisir area stasiun dan rute perjalanan kereta. Polisi mencari petunjuk untuk mengidentifikasi penumpang yang masuk ke toilet eksekutif 3 sebelum pukul 07.20 WIB.

Kapolsek Banjarsari, Kompol Harno, menyatakan Personel Satreskrim Polresta Solo bersama Unit Reskrim Polsek Banjarsari sedang melakukan serangkaian penyelidikan. Tim di lapangan mengumpulkan barang bukti, menggelar olah tempat kejadian perkara (TKP), memeriksa saksi, hingga menelusuri rekaman CCTV.

"Kami juga berkoordinasi dengan PT KAI Daop 6 Yogyakarta untuk mengungkap pelaku," kata Harno.

Minim Petunjuk di Lokasi Kejadian

Hingga saat ini, polisi masih menghadapi kendala minimnya petunjuk langsung di lapangan. Pelaku tidak meninggalkan pesan tertulis maupun dokumen identitas apa pun di dalam toilet kereta.

Baca Juga

Petugas hanya menemukan perlengkapan bayi beserta susu kotak di sekitar lokasi penemuan. "Ada barang yang ditinggalkan, tapi sepertinya hanya susu kotak yang saya lihat kemarin," jelas Harno, Minggu 5 Juli 2026. Pelaku meninggalkan bayi tersebut dalam kondisi terselimuti kain dan berbekal beberapa pakaian.

Polisi mengimbau masyarakat yang memiliki informasi relevan mengenai penumpang mencurigakan di KA Sancaka pada Sabtu pagi untuk segera melapor. Informasi sekecil apa pun sangat membantu mempercepat proses hukum.

Sementara itu, bayi tersebut kini mendapatkan perawatan intensif di RS Bhayangkara Solo. Tim medis memastikan kondisi kesehatan bayi dalam keadaan baik, stabil, dan tidak mengalami masalah kesehatan yang membahayakan keselamatan jiwanya.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com