Edukasi . 28/07/2026, 12:05 WIB

Tingkatkan Kesiapsiagaan, UWM dan Damkar DIY Latih Civitas Akademika Hadapi Darurat Kebakaran

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id -  Universitas Widya Mataram (UWM) merespons ancaman darurat kebakaran di lingkungan kampus dengan menggelar Pelatihan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

Institusi perguruan tinggi ini menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk membekali civitas akademika melalui dua sesi materi kelas dan satu sesi simulasi lapangan.

Rektor UWM Prof. Edy membuka kegiatan dengan menekankan pentingnya pencegahan bencana di area kerja. Menurutnya, budaya keselamatan kerja wajib lahir dari kesadaran tiap individu, bukan sekadar menggugurkan kewajiban regulasi.

"Kesadaran untuk keselamatan diri sendiri harus muncul bukan semata-mata karena tuntutan undang-undang. Mitigasi bencana pekerjaan di UWM dilakukan bukan karena mematuhi peraturan, melainkan murni dari kesadaran kita bersama untuk memitigasi jika sewaktu-waktu terjadi bencana di lingkungan kampus," ujar Prof. Edy, Senin 27 Juli 2026.

Perwakilan Damkar DIY Junantoro menjelaskan fokus operasional pemadam kebakaran saat memberikan materi pertama. Tugas petugas di lapangan mencakup human rescue, animal rescue, street rescue, hingga jungle rescue.

Junantoro memaparkan empat pilar utama penopang budaya K3 di tempat kerja.

"Budaya K3 yang unggul ditopang oleh kepemimpinan yang proaktif, karyawan yang sadar akan keselamatan, sistem yang efektif, serta lingkungan kerja yang memang aman dan sehat," kata Junan.

Staf Ahli Bidang Pencegahan Damkar DIY Wisnu Subroto memimpin sesi teori kedua. Alumni UWM ini memberikan pembekalan teknis mengenai tata cara pengoperasian hidran gedung.

Wisnu mengajarkan struktur formasi regu hidran, pembagian tugas pemadaman, hingga pengenalan isyarat komando. Peserta diarahkan agar mampu mempraktikkan seluruh prosedur tersebut secara presisi saat terjadi insiden.

Pelatihan berlanjut ke sesi praktik lapangan di area kampus. Para peserta mempraktikkan teknik penanggulangan awal kebocoran tabung gas LPG dan kompor meledak.

Baca Juga

Peserta mencoba pemadaman api menggunakan metode tradisional berupa karung goni basah. Selain itu, mereka menyimulasikan penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) untuk memadamkan kobaran api secara langsung.

Sesi praktik berakhir dengan uji coba instalasi hidran kampus UWM. Peserta melakukan gelartugas mulai dari penggelaran selang, pembentukan formasi regu, hingga penyemprotan air (water discharge) untuk memastikan kesiapan infrastruktur dan personil di lapangan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com