Edukasi . 27/08/2026, 19:37 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Tingginya angka pengangguran dan ketatnya persaingan pasar kerja mendorong pergeseran pola pikir generasi muda. Pemuda dituntut berani beralih dari pencari kerja menjadi pencipta lapangan kerja (job creator).
Menjawab tantangan tersebut, Program Studi Kewirausahaan Universitas Widya Mataram (UWM) Yogyakarta menggelar pelatihan kewirausahaan di Gesikan RT 04, Panggungharjo, Sewon, Bantul.
Pelatihan bertema "Muda Berkarya, Bisnis Terencana: Wujudkan Ide Kreatif dalam Satu Lembar Business Model Canvas" ini diikuti 11 anggota pemuda setempat.
Ketua Program Studi Kewirausahaan UWM Utami Tunjung Sari hadir langsung sebagai narasumber. Utami menekankan masa muda merupakan momen ideal membentuk kemandirian ekonomi.
Ia meminta para pemuda mengasah entrepreneurial mindset agar lebih kreatif, inovatif, serta berani mengambil risiko bisnis.
"Sederhananya, BMC adalah peta yang menggambarkan bagaimana sebuah bisnis bekerja," kata Utami saat menjelaskan instrumen pemetaan usaha buatan Alexander Osterwalder dan Yves Pigneur tersebut.
Dalam paparan materinya, Utami membedah tiga alur utama bisnis. Poin tersebut mencakup penciptaan nilai manfaat bagi pelanggan (create value), penyampaian produk ke konsumen (deliver value), hingga pengumpulan pendapatan (capture value).
Peserta diajak membedah studi kasus bisnis makanan sehat "GreenBite". Melalui simulasi ini, pemuda Gesikan belajar menghubungkan masalah konsumen dengan solusi produk.
Materi pelatihan mencakup penentuan segmen pelanggan, saluran distribusi, hubungan konsumen, rantai pendapatan, hingga struktur biaya usaha.
"Melalui kegiatan pelatihan dan pendampingan ini, diharapkan pemuda di wilayah Gesikan dapat mulai membangun kemandirian ekonomi, mengurangi ketergantungan pada lapangan kerja formal, dan merintis usaha inovatif yang terencana dengan matang," ujar Utami.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media