Senin, 31 Agustus 2026
--°C --
-- · --
Eksplore Jogja

Kirab Bregada Hingga Gejog Lesung Siap Meriahkan Memetri Kaistimewan DIY di Sleman

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
30/08/2026, 13:05 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Kirab Bregada Hingga Gejog Lesung Siap Meriahkan Memetri Kaistimewan DIY di Sleman

Poster acara Puncak Peringatan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan DIY Memetri Kaistimewan DIY di Balai Budaya Tamanmartani Sleman.Foto:Istimewa

jogja.fin.co.id - Puncak peringatan 14 Tahun Undang-Undang Keistimewaan (UUK) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dipusatkan di Balai Budaya Tamanmartani, Kalasan, Sleman, Senin 31 Agustus 2026. Agenda bertajuk Memetri Kaistimewan DIY ini menyajikan pesta rakyat berbasis seni budaya lokal.

Masyarakat dapat mengakses seluruh rangkaian acara secara gratis mulai pukul 08.00 WIB hingga malam hari.

Panitia penyelenggara mengonfirmasi kesiapan beragam atraksi seni tradisional untuk menghibur pengunjung. Kirab Bregada Rakyat "Caturmanunggal" menjadi salah satu sajian utama yang bakal melintasi kawasan Tamanmartani.

"Sedulur dapat menikmati beragam pertunjukan budaya, musik kreatif, kirab budaya, hingga aneka kegiatan edukatif dan layanan publik," tulis panitia dalam keterangannya di Yogyakarta, Minggu 30 Agustus 2026.

Panggung hiburan diisi oleh deretan penampil lokal. Pertunjukan mencakup Tari Ritual dari Sanggar Tari PURI, aksi musik tradisional Gejog Lesung PARISEWU, serta Cokean "Adem Ayem Tegalrejo".

Sanggar Tari Tamanmartani dan pertunjukan Langen Carita "Siswa Laras Budoyo" ikut mengisi deretan sajian budaya. Pada lini musik kreatif, grup Paser Bumi, Gayengke Laku, dan RM. Karsa dijadwalkan tampil bergantian.

Selain hiburan panggung, panitia menyediakan arena permainan tradisional seperti dakon, memedi sawah, hingga jodo aksoro.

Area Balai Budaya Tamanmartani juga dilengkapi booth UMKM SiBakul, pasar tani, pasar murah, dan jajanan pasar. Kehadiran stan ini memberi ruang bagi pelaku usaha lokal untuk memasarkan produknya langsung ke pengunjung.

Fasilitas pendukung lain turut disiagakan di lokasi acara. Pemerintah daerah membuka posko layanan publik, meliputi pajak kendaraan keliling, skrining kesehatan jiwa dari RS Grhasia, serta Cek Kesehatan Gratis.

Kegiatan edukasi sejarah Keistimewaan DIY juga digelar terbuka bagi masyarakat yang ingin memahami rekam jejak kasultanan dan kadipaten.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja