News . 08/09/2026, 14:28 WIB

360 PNS Terima Satyalancana, Sri Sultan Ungkap Ujian Asli Pengabdian Puluhan Tahun

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id - Sebanyak 360 Pegawai Negeri Sipil se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) menerima penghargaan Satyalancana Karya Satya dari Presiden Republik Indonesia Tahun 2026. Penghargaan ini diberikan kepada ASN yang telah mengabdi selama 10, 20, hingga 30 tahun.

Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X memimpin langsung penyematan tersebut di Yogyakarta. Di hadapan ratusan abdi negara, Sultan menyampaikan pesan tajam mengenai makna sebenarnya dari sebuah masa pengabdian panjang.

Bagi sebagian orang, masa kerja puluhan tahun kerap dianggap sebagai ukuran otomatis sebuah kesetiaan. Namun, Sultan mematahkan asumsi tersebut dengan menegaskan loyalitas birokrasi tidak bisa diukur sekadar dari angka tahun di kalender.

“Sepuluh, dua puluh, atau tiga puluh tahun adalah hitungan masa kerja. Tetapi satya tidak dihitung oleh kalender. Satya diuji oleh keteguhan menjaga amanah, ketika jabatan berubah, zaman berganti, dan tantangan pelayanan datang silih berganti,” ujar Sri Sultan, Senin 7 September 2026.

Sultan mengaitkan pengabdian tersebut dengan filosofi laku sepi ing pamrih, rame ing gawe. Prinsip ini menuntut aparatur bekerja sungguh-sungguh tanpa menjadikan penghargaan sebagai tujuan akhir.

Satyalancana seharusnya berfungsi sebagai cermin instrospeksi diri. Pengalaman panjang wajib mematangkan kebijaksanaan, memperhalus pelayanan, serta memperteguh integritas pegawai.

Di sisi lain, lanskap birokrasi pemerintahan menghadapi perubahan masif yang berjalan cepat. Kehadiran teknologi digital dan kecerdasan artifisial memaksa sistem pelayanan publik beradaptasi secara radikal.

Masyarakat kini menuntut standar layanan yang jauh lebih cepat, transparan, dan akuntabel. Kondisi ini membuat aparatur tidak lagi memiliki ruang untuk zona nyaman mempertahankan pola kerja konvensional.

“Setia kepada pengabdian tidak berarti setia kepada cara-cara lama. Kesetiaan kepada negara justru menuntut kesediaan untuk terus belajar, keberanian untuk berubah, dan kerendahan hati untuk memperbaiki pelayanan,” tegas Sultan.

Akumulasi pengalaman para penerima penghargaan dinilai tidak boleh berhenti pada pencapaian personal semata. ASN senior memikul beban tanggung jawab moral untuk menularkan etos kerja kepada generasi penerus di instansi masing-masing.

Estafet birokrasi membutuhkan kesinambungan nilai agar institusi tetap solid menghadapi dinamika zaman. Tanpa transfer pengetahuan yang baik, roda pemerintahan berisiko kehilangan arah di tengah jalan.

“Sebab institusi yang kuat bukan hanya memiliki pegawai yang cakap, tetapi juga memiliki mata rantai keteladanan yang tidak terputus,” pungkas Sultan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com