Empat Kampus di DIY Terima BPTI, UWM Amankan Kuota 50 Mahasiswa Penerima Beasiswa
Penyerahan simbolis Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa di Kantor Disdikpora DIY.Foto:dok.uwm
jogja.fin.co.id - Dukungan finansial bagi mahasiswa di Yogyakarta kembali mengalir lewat jalur afirmatif. Sebanyak 50 mahasiswa Universitas Widya Mataram resmi menerima Beasiswa Pendidikan Tinggi Istimewa Tahun 2026 yang bersumber dari alokasi Dana Keistimewaan.
Penyerahan beasiswa secara simbolis berlangsung di Sasana Krida, Kantor Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Daerah Istimewa Yogyakarta, Selasa 22 September 2026.
UWM menjadi bagian dari empat perguruan tinggi yang menerima alokasi program tersebut bersama Universitas Gunungkidul, Universitas Negeri Yogyakarta, dan Politeknik ATK Yogyakarta.
Secara keseluruhan, BPTI 2026 menyasar 210 mahasiswa dengan total anggaran mencapai sekitar 1,72 miliar rupiah. Khusus untuk UWM, alokasi dana yang dikucurkan tercatat sebesar 417,33 juta rupiah bagi 50 mahasiswa penerima.
Baca Juga
Program ini dirancang sebagai instrumen perluasan akses pendidikan tinggi bagi masyarakat luas. Pembiayaan tersebut difokuskan pada mahasiswa yang memenuhi kriteria persyaratan, termasuk mereka yang berasal dari keluarga kurang mampu atau memiliki prestasi akademik gemilang.
Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga DIY, Raden Suci Rohmadi, menjelaskan dukungan pembiayaan ini memiliki batasan masa studi. Bantuan diberikan dengan durasi maksimal delapan semester atau empat tahun masa kuliah.
"Diharapkan dapat membantu mahasiswa menyelesaikan pendidikan tinggi," ujar Raden Suci Rohmadi.
Ia mengingatkan, apabila mahasiswa belum menyelesaikan studi setelah periode tersebut, pembiayaan selanjutnya menjadi tanggung jawab mahasiswa yang bersangkutan.
Pemerintah daerah menerapkan pengawasan ketat terhadap penyaluran dana afirmatif ini. Kepala Balai Pemuda dan Olahraga Disdikpora DIY, Arfi Hidananto, menegaskan pentingnya mekanisme laporan dan pemantauan langsung.
Evaluasi berkala dilakukan melalui laporan dari perguruan tinggi serta peninjauan di lapangan. Langkah ini ditempuh untuk memastikan penyerapan anggaran berjalan tepat sasaran sesuai tujuan kebijakan keistimewaan.
Baca Juga
Sementara itu, Rektor UWM, Prof. Edy Suandi Hamid, menyambut positif alokasi BPTI tersebut. Menurutnya, dukungan pembiayaan ini tidak sekadar meringankan beban finansial mahasiswa, melainkan menjadi momentum peningkatan kualitas akademik.
"UWM juga memberikan perhatian terhadap pembinaan mahasiswa, pengembangan karakter, serta peningkatan prestasi selama menjalani studi," ungkap Prof. Edy Suandi Hamid.
Pihak universitas mendorong para penerima beasiswa agar memanfaatkan kesempatan belajar secara maksimal. Tanggung jawab menyelesaikan studi tepat waktu menjadi tolok ukur utama keberhasilan program afirmatif tersebut di tingkat kampus.