Selasa, 13 Oktober 2026
--°C --
-- · --
News

Duka di Balik Ledakan Warmindo Gemawang Sleman, Korban Luka Bakar 80 Persen Meninggal Dunia

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
12/10/2026, 18:58 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Duka di Balik Ledakan Warmindo Gemawang Sleman, Korban Luka Bakar 80 Persen Meninggal Dunia

Ilustrasi tabung gas meledak menewaskan satu pekerja warmindo.Foto:ilustrasi cianjur ekspres

jogja.fin.co.id - Insiden kebakaran akibat ledakan tabung gas di Warmindo Gemawang, Kalurahan Sinduadi, Kapanewon Mlati, Kabupaten Sleman menyisakan duka mendalam. Satu dari tiga korban luka bakar dilaporkan meninggal dunia setelah sempat menjalani perawatan intensif di RSUP Dr Sardjito, Yogyakarta.

Korban yang mengalami luka bakar hingga 80 persen tersebut mengembuskan napas terakhir sekitar pukul 11.00 WIB, Minggu 11 Oktober 2026. Jenazah langsung dibawa ke rumah duka di Kuningan untuk dimakamkan. Sementara dua korban lainnya masih dalam proses pemulihan.

Insiden ini berawal saat pegawai memasak di dapur warung pada Senin 28 September 2026 pukul 10.30 WIB. Kebocoran gas memicu bau menyengat hingga tetangga sekitar memberikan peringatan.

Namun, ledakan terjadi di dalam ruangan sebelum tabung sempat dievakuasi. Hantaman ledakan membuat pegawai terpental keluar dari bangunan warung.

Komandan Regu I Pemadam Kebakaran Kabupaten Sleman, Bayu Ibrahim mengonfirmasi terjadinya peristiwa tersebut. "Korban, tiga pegawai warmindo mengalami luka bakar," ujar Bayu.

Semburan api membakar atap beserta barang-barang di area dapur. Warga sekitar sempat berupaya memadamkan kobaran api menggunakan APAR dan alat seadanya.

Api yang cepat membesar membuat warga menghubungi Damkar Sleman. Petugas dari Damkar Sleman, Damkar Kota Yogyakarta, dan Damkar UGM diterjunkan ke lokasi hingga api padam pukul 11.20 WIB. Kebakaran ini menghanguskan dua kios seluas 10x6 meter dengan kerugian material sekitar Rp 200 juta.

Antisipasi dan Penanganan Kebocoran Gas

Tragedi ini menjadi pengingat penting bagi masyarakat dan pelaku usaha kuliner mengenai keselamatan penggunaan gas elpiji. Penanganan yang salah saat terjadi kebocoran berisiko memicu ledakan fatal di dalam ruangan tertutup.

Berikut instruksi keselamatan saat mendeteksi kebocoran tabung gas di dapur:

Jangan Nyalakan Api atau Listrik: Hindari menyalakan kompor, mengoperasikan sakelar listrik, atau menyalakan pematik api. Percikan listrik sekecil apa pun dapat memicu ledakan gas yang terkumpul di dalam ruangan.

Bawa Tabung ke Area Terbuka: Segera lepaskan regulator dari tabung gas. Angkat dan pindahkan tabung gas keluar menuju area terbuka dengan sirkulasi udara yang lancar. Jangan membiarkan tabung bocor tertahan di ruangan tertutup.

Buka Akses Ventilasi Seluas-luasnya: Buka seluruh pintu dan jendela agar gas yang mengendap di dalam ruangan cepat terbuang keluar.

Gunakan Kain Basah Jika Muncul Api: Bila muncul percikan api kecil di mulut tabung, tutupi segera menggunakan kain atau karung goni yang telah dibasahi air sebelum melepas regulator.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja