Eksplore Jogja . 19/10/2026, 23:07 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Keterbatasan fisik bukan halangan untuk berdiri mandiri. Prinsip kesetaraan ini hidup di lingkungan kerja PT Gisara Tantra Berkarya, produsen rokok merek HS di bawah naungan Surya Group Holding Company.
Di area produksi linting sigaret pabrik Sleman, puluhan pekerja disabilitas membuktikan kapasitas diri mereka setiap hari. Keterbatasan pendengaran dan tutur kata tidak menyurutkan ketangkasan jemari mereka dalam memproduksi sigaret kretek tangan.
Perusahaan secara terbuka mengajak rekan-rekan difabel dari seluruh wilayah Indonesia untuk bergabung tanpa membatasi pengalaman kerja.
"Teman-teman difabel di seluruh Indonesia, yang ingin bergabung bersama kami, walau belum berpengalaman, kami dengan sangat senang hati menerima. Mari bergabung bersama HS," CEO Surya Group Holding Company, H. Muhammad Suryo, dalam sebuah kesempatan.
Pihak manajemen menegaskan bahwa setiap individu memiliki hak yang sama untuk berkembang dan memperoleh penghasilan yang layak demi masa depan mereka.
Guna menjaga kenyamanan harian, manajemen menyediakan pendampingan khusus di lokasi kerja. Perusahaan menyiapkan penerjemah bahasa isyarat untuk menjembatani komunikasi operasional, serta menyediakan fasilitas mess tinggal bagi pekerja disabilitas.
Langkah ini menjadi bagian dari komitmen kemanusiaan pemilik merek rokok HS dalam merangkul tenaga kerja lokal dari berbagai latar belakang.
"Kami ingin memastikan seluruh warga, termasuk rekan-rekan disabilitas, memiliki hak dan kesempatan yang sama untuk berkarya serta mandiri secara ekonomi," kata Muhammad Suryo.
Kehadiran ruang kerja inklusif di lingkungan industri daerah ini menegaskan bahwa pertumbuhan bisnis dapat berjalan seiring dengan pemuliaan harkat masyarakat rentan.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media