Sport . 19/10/2026, 17:50 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Ratusan anak-anak Sekolah Sepak Bola (SSB) mendapat kejutan saat pembukaan Liga Anak Sleman 2026 di Lapangan Ahmad Zaeni, Sidoagung, Godean, Minggu 18 Oktober 2026 sore. Penggawa asing PSS Sleman hadir langsung menyapa para peserta di tengah lapangan.
Tiga pemain Super Elang Jawa, yakni Frederic Injai, Moussa Bagayoka, dan Stefan Ashkovski, berbaur bersama anak-anak usia dini. Kehadiran legiun asing ini menyedot perhatian serta menambah antusiasme seluruh peserta yang bersiap berlaga.
Bupati Sleman Harda Kiswaya membuka langsung ajang pembinaan sepak bola usia dini tersebut. Pembinaan sejak dini menjadi pondasi utama membentuk atlet berkarakter.
"Melalui Liga Anak Sleman ini tidak hanya berorientasi pada kemenangan, tetapi juga menjadi media pembelajaran bagi anak-anak untuk menjunjung tinggi sportivitas, disiplin, kerja sama tim, serta menghargai lawan," ujar Harda.
Harda mengapresiasi kolaborasi Askab PSSI Sleman, sponsor, serta masyarakat. Ajang ini diharapkan mampu melahirkan talenta muda berbakat dari Kabupaten Sleman.
Ketua Askab PSSI Sleman, Deny Ardianta, menjelaskan kompetisi sepak bola usia muda ini berlangsung bergulir mulai Sabtu 17 Oktober 2026 sampai 10 Januari 2027.
"Liga Anak Sleman ini menjadi ruang untuk belajar, bertumbuh, berkembang, dan bermimpi. Selain itu, menjadi bagian dari upaya membentuk ekosistem yang sehat dalam melahirkan pemain-pemain berkualitas," kata Deny.
Kompetisi menerapkan sistem setengah kompetisi. Sebanyak 25 SSB se-Kabupaten Sleman bersaing di dua kelompok umur, yakni U-10 dan U-12.
Pemerintah Kabupaten Sleman bersama Askab PSSI berkomitmen terus melibatkan sekolah, klub, pelatih, hingga orang tua. Pembinaan berkelanjutan menjadi kunci menciptakan regenerasi pesepak bola di Bumi Sembada.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media