Hattrick Hasil Buruk Berujung Pemecatan, Nasib PSIM Jogja Kini di Tangan Guntur Cahyo
Direktur Utama PSIM Jogja Yuliana Tasno memberikan keterangan pers pemecatan Jean-Paul van Gastel dan penunjukan Guntur Cahyo Utomo di Grha Pandawa Yogyakarta.Foto:dok.psimjogja
jogja.fin.co.id - Tiga kekalahan beruntun PSIM Jogja berujung pada pemecatan pelatih kepala Jean-Paul van Gastel. Manajemen resmi mengakhiri kerja sama dengan pelatih asal Belanda tersebut setelah 16 bulan memimpin tim. Posisi pelatih kepala kini diisi oleh asisten pelatih Guntur Cahyo Utomo yang ditunjuk sebagai caretaker.
Keputusan pemecatan diumumkan langsung oleh Direktur Utama PSIM Jogja, Yuliana Tasno, dalam konferensi pers di Grha Pandawa, Balai Kota Yogyakarta, Sabtu 17 Oktober 2026. Acara tersebut dihadiri jajaran manajemen, perwakilan suporter, serta unsur pimpinan daerah dan kepolisian.
Liana menyampaikan permohonan maaf kepada suporter atas penurunan performa tim.
"Menanggapi situasi yang ada, tugas saya sebagai direktur utama adalah memastikan keamanan dan keberlangsungan PSIM. Oleh sebab itu, saya dan manajemen PSIM memutuskan untuk mengakhiri kerja sama dengan Head Coach JP," ujar Liana.
Baca Juga
Fokus Transisi dan Evaluasi Staf
Manajemen tidak membuang seluruh jajaran tim pelatih. Pemecatan hanya berlaku untuk Van Gastel, sementara staf kepelatihan lain tetap dipertahankan.
"Terkait supporting team dari coach Jean-Paul, seperti pelatih fisik dan pelatih kiper, kami tidak mengambil tindakan pengakhiran kerja sama. Keputusan ini khusus berlaku untuk pelatih kepala saja, sedangkan jajaran staf kepelatihan lainnya tetap kita pertahankan sembari terus dievaluasi kinerjanya di lapangan," kata Liana.
Untuk menjaga kestabilan tim, Guntur Cahyo Utomo dipercaya memimpin latihan dan pertandingan mendatang. Ia didampingi tim analis internal PSIM.
"Untuk posisi caretaker, kami menunjuk Coach Guntur bersama tim analis untuk memimpin tim sementara waktu," lanjutnya.
Batas Waktu Satu Bulan
Baca Juga
Sesuai regulasi kompetisi, klub wajib mendaftarkan pelatih kepala baru dalam jangka waktu maksimal 30 hari setelah pelatih sebelumnya diberhentikan. Manajemen PSIM kini bergerak mencari pengganti Van Gastel.
"Kami juga akan bekerja cepat dalam kurun waktu di bawah satu bulan untuk mendapatkan pelatih kepala yang baru sesuai batas maksimal regulasi, yakni satu bulan," jelas Liana.
Ia berharap proses perburuan pelatih baru berjalan lancar tanpa hambatan teknis. "Kami mohon dukungan semua pihak agar kami dapat segera merekrut pelatih kepala yang baru," pungkasnya.