HEBOH! Eks Bintang MLS Latif Blessing Dikabarkan Gabung PSS Sleman, Begini Fakta Sebenarnya!
Latif Blessing eks pemain Liga Amerika Serikat (MLS) dirumorkan gabung PSS Sleman.Foto: footyghana
jogja.fin.co.id – Euforia keberhasilan PSS Sleman promosi ke kasta tertinggi Super League musim depan langsung dibarengi dengan derasnya spekulasi pemain baru. Salah satu nama yang paling santer diperbincangkan di jagat maya adalah gelandang serang lincah asal Nigeria, Latif Blessing.
Kabar yang beredar di media sosial menyebutkan bahwa pemain yang kenyang pengalaman di Liga Amerika Serikat (MLS) tersebut sudah mencapai kata sepakat untuk merapat ke Bumi Sembada. Namun, manajemen PSS Slemank meluruskan kabar tersebut agar tidak menjadi bola liar di kalangan suporter.
Manajemen Tegaskan Belum Ada Kontak
Manajer PSS Sleman, Kim Jeffrey Kurniawan, secara tegas menepis kabar burung tersebut. Menurutnya, hingga saat ini manajemen belum melakukan langkah formal maupun informal untuk memboyong pemain berusia 29 tahun itu ke Sleman.
Pernyataan Kim Jeffrey sekaligus mendinginkan spekulasi fans yang sempat berharap kehadiran pemain kreatif di lini tengah PSS untuk mengarungi kerasnya kompetisi musim depan.
Baca Juga
Profil Mentereng Latif Blessing
Bukan tanpa alasan nama Latif Blessing membuat publik Sleman heboh. Pemain yang kini membela Lexington FC di divisi kedua Amerika Serikat ini memiliki rekam jejak mentereng di kompetisi sepak bola tertinggi Negeri Paman Sam.
Latif tercatat pernah menjadi bagian penting dari beberapa klub raksasa MLS seperti Los Angeles FC, Toronto FC, hingga Sporting Kansas City. Pengalamannya bermain di level tertinggi diyakini banyak pihak sebagai kriteria ideal bagi PSS yang menyandang status tim promosi.
Fokus Persiapan Super League
Meskipun nama Latif Blessing masih sebatas rumor, manajemen PSS Sleman dipastikan tetap bekerja keras menyusun komposisi tim yang kompetitif. Kepastian promosi menuntut tim pelatih dan manajemen untuk lebih selektif dalam memilih legiun asing demi menjaga gengsi Super Elja di kasta tertinggi.
Baca Juga
- Perjuangan Anak Wonosari di Moto3: Finis Ke-8, Ayah Veda Ega Mengaku Tegang Tak Bisa Bicara
- Sengit di Mugello, Pebalap Gunungkidul Veda Ega Finis Posisi Ke-8 Moto3 Italia 2026
Hingga saat ini, manajemen masih menutup rapat siapa saja incaran asli mereka, namun Kim Jeffrey memastikan setiap langkah transfer akan dilakukan secara terukur dan sesuai kebutuhan tim pelatih.