Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
Sport

PSIM Jogja Tolak Main Mata! Van Gastel Janji Turunkan Skuad Inti, Gempur Madura United

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
15/05/2026, 10:28 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
PSIM Jogja Tolak Main Mata! Van Gastel Janji Turunkan Skuad Inti, Gempur Madura United

Pelatih PSIM Jogja Jean-Paul van Gastel memberikan instruksi kepada pemain di Stadion Sultan Agung Bantul.Foto:IG@psimjogja

jogja.fin.co.id – Meskipun posisi PSIM Jogja sudah dipastikan aman dari ancaman degradasi musim ini, Laskar Mataram menegaskan tidak akan bermain setengah hati pada pekan ke-33 Super League 2025/2026. Menjamu Madura United di Stadion Sultan Agung, Minggu 17 Mei 2026 malam, pelatih Jean-Paul van Gastel memberikan sinyal kuat bahwa dirinya tetap akan menurunkan komposisi pemain terbaiknya sejak menit awal.

Laga merupakan pertaruhan harga diri di hadapan pendukung setia. Di sisi lain, pertandingan ini menjadi "partai hidup mati" bagi Madura United yang tengah berjuang keras menghindari jurang degradasi demi bertahan di kasta tertinggi musim depan.

Prinsip Konsistensi Van Gastel: Kemenangan Adalah Harga Mati

Pelatih asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, secara terbuka menyatakan bahwa dirinya bukan tipikal pelatih yang suka bereksperimen dengan skuad saat kompetisi masih berjalan kompetitif. Baginya, konsistensi tim adalah prioritas utama untuk menjaga ritme permainan yang sudah terbentuk selama satu musim.

Advertisement

"Saya adalah orang yang percaya pada konsistensi. Jadi, saya bukan tipe pelatih yang melakukan banyak pergantian pemain hanya demi melakukan pergantian semata," tegas Van Gastel dalam konferensi pers, Kamis 14 Mei 2026.

Meskipun menyadari adanya kekecewaan dari pemain pelapis yang jarang mendapat menit bermain, Van Gastel tetap mengapresiasi profesionalisme mereka di sesi latihan. Namun, target mengamankan poin penuh di kandang menjadi alasan utama mengapa ia tetap memilih skuad inti untuk meladeni tantangan tim tamu.

Nasib Persis Solo Bergantung pada Hasil di Bantul

Keputusan PSIM untuk tampil habis-habisan secara tidak langsung menjadi kabar segar bagi Persis Solo. Tim berjuluk Laskar Sambernyawa tersebut kini tengah tertatih-tatih di zona merah dengan koleksi 28 poin. Jika PSIM mampu menumbangkan atau menahan imbang Madura United, asa Persis Solo untuk lolos dari jeratan degradasi tetap menyala hingga pekan terakhir.

Madura United sendiri saat ini berada di peringkat ke-15 dengan 32 poin. Kemenangan atas PSIM akan mengunci posisi mereka di zona aman. Sebaliknya, kekalahan akan membuat persaingan di papan bawah semakin memanas dan dramatis bagi tim-tim yang berjuang untuk bertahan.

"Di setiap pertandingan, saya ingin menang. Tugas saya adalah untuk selalu menurunkan tim terbaik yang saya miliki," tambah Van Gastel, menegaskan bahwa PSIM tidak akan memberikan "karpet merah" bagi Madura United untuk mencuri poin.

Baca Juga

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id