Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Perkuat Benteng Desa, BNNK Sleman Bentuk Satgas Anti Narkoba Tingkat Kelurahan Wilayah Prambanan

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
21/05/2026, 09:23 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Perkuat Benteng Desa, BNNK Sleman Bentuk Satgas Anti Narkoba Tingkat Kelurahan Wilayah Prambanan

Kepala BNNK Sleman Kombes Pol Teguh Tri Prasetya memberikan materi bimbingan teknis pembentukan Satgas Anti Narkoba di Aula Kalurahan Gayamharjo Prambanan.Foto:HumasSleman

jogja.fin.co.id - Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Sleman terus mengintensifkan program Pencegahan, Pemberantasan Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) hingga ke tingkat akar rumput. Upaya ini dilaksanakan melalui bimbingan teknis pembentukan Satgas Anti Narkoba yang berlangsung di Aula Kalurahan Gayamharjo, Kapanewon Prambanan, Sleman.

Agenda diinisiasi oleh Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman tersebut bertujuan mengonsolidasikan kekuatan lokal dalam menghalau peredaran barang haram. Sebanyak 30 peserta yang terdiri atas perangkat desa, jajaran dukuh, serta perwakilan pemuda karang taruna berkomitmen penuh menjadi garda terdepan di wilayah mereka.

Kehadiran elemen strategis desa dalam forum ini menjadi kunci penting, mengingat wilayah kalurahan sering kali menjadi sasaran empuk peredaran narkotika akibat minimnya pengawasan. Melalui pembentukan satgas tingkat desa, pola pengamanan wilayah kini bergeser menjadi lebih mandiri dan partisipatif.

Strategi Intervensi Berbasis Masyarakat

Kepala BNNK Sleman, Kombes Pol Teguh Tri Prasetya, hadir langsung sebagai narasumber utama dengan mengusung materi penting mengenai Intervensi Berbasis Masyarakat (IBM). Dalam paparannya, perwira menengah polri tersebut menitikberatkan pada tiga pilar utama, yakni penguatan lingkungan sosial, optimalisasi deteksi dini, dan pembangunan jejaring komunikasi antarpenduduk.

"Melalui kegiatan ini, kami berharap dapat meningkatkan pemahaman serta kesadaran masyarakat mengenai bahaya laten narkoba. Langkah ini sekaligus memperkuat sinergi nyata antara pemerintah, aparat penegak hukum, dan warga dalam menciptakan lingkungan yang bersih dari penyalahgunaan narkotika," ujar Kombes Pol Teguh Tri Prasetya.

Ia menambahkan bahwa keberadaan Satgas Anti Narkoba tingkat kalurahan bakal menstimulus warga agar lebih peka terhadap perubahan perilaku yang mencurigakan di lingkungan sekitar. Kemandirian lokal inilah yang menjadi modal utama Pemerintah Kabupaten Sleman untuk mewujudkan visi besar berupa Sleman Bersih Narkoba (Bersinar).

Kolaborasi Lintas Sektoral Demi Sleman Bersinar

Advertisement

Bimtek pembentukan satgas ini tidak hanya mengandalkan perspektif dari sisi penegakan hukum BNNK semata. Kepala Badan Kesbangpol Kabupaten Sleman turut memaparkan regulasi serta arah kebijakan makro pemerintah daerah terkait alokasi dukungan untuk program-program P4GN di wilayah kelurahan.

Guna melengkapi kesiapan satgas dari aspek legalitas hukum, perwakilan Polresta Sleman juga mengulas tuntas mengenai pendekatan hukum formal serta prosedur penanganan awal yang tepat saat menemui kasus penyalahgunaan narkotika di lapangan. Sesi ini membekali para satgas agar tidak salah melangkah dalam mengambil tindakan preventif maupun represif ringan.

Sebagai bentuk pengayaan instrumen kerja, para peserta juga mempelajari implementasi best practice rujukan yang disampaikan oleh Kamituwa Kalurahan Condongcatur. Keberhasilan Condongcatur dalam mengelola gerakan anti narkoba tingkat desa menjadi rujukan konkret yang siap diadopsi dan dimodifikasi oleh jajaran pengurus satgas baru di Kalurahan Gayamharjo.


Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja