Minggu, 07 Juni 2026
--°C --
-- · --
Sport

Ogah Instan, PSIM Jogja Tiru Filosofi Proyek Juara Mikel Arteta Bersama Arsenal

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
24/05/2026, 15:15 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Ogah Instan, PSIM Jogja Tiru Filosofi Proyek Juara Mikel Arteta Bersama Arsenal

Juru taktik asal Belanda, Jean-Paul van Gastel, saat memberikan instruksi taktis dari pinggir lapangan dalam pertandingan kompetisi Super League.Foto:IG@psimjogja_official

jogja.fin.co.id - Manajemen PSIM Jogja mengambil keputusan penting demi menjaga stabilitas performa tim dalam menatap kompetisi musim depan. Manajemen Laskar Mataram resmi mengumumkan perpanjangan masa bakti sang juru taktik utama, Jean-Paul van Gastel. Hal ini sekaligus memutus spekulasi mengenai masa depan arsitek lapangan hijau asal Belanda tersebut di Kota Gudeg.

Keputusan mempertahankan mantan pelatih NAC Breda dan Guangzhou City ini bersandar penuh pada hasil evaluasi performa komprehensif sepanjang musim ini. Otoritas klub menilai

skema permainan yang diusung oleh Meneer Belanda tersebut sangat selaras dengan visi jangka panjang yang ingin diwujudkan oleh manajemen.

General Manager PSIM Jogja, Steven Sunny, mengatakan timnya konsisten memperagakan identitas permainan menyerang dan penguasaan bola yang kuat sejak awal hingga akhir musim kompetisi. Pihak manajemen meyakini pembangunan sebuah skuad yang solid memerlukan kesinambungan proses yang matang, sehingga figur Van Gastel dipandang sebagai sosok paling tepat untuk melanjutkan fondasi tim yang sudah terbangun.

Advertisement

Terinspirasi Kesuksesan Jangka Panjang Mikel Arteta di Arsenal

Dalam menyusun peta jalan menuju kejayaan, manajemen PSIM Jogja secara terbuka mengaku memetik pelajaran berharga dari manajemen klub raksasa Liga Inggris, Arsenal. Manajemen Laskar Mataram mengagumi bagaimana jajaran direksi Arsenal memberikan kepercayaan penuh serta waktu yang cukup bagi Mikel Arteta untuk merestrukturisasi kekuatan klub sejak akhir tahun 2019 silam.

Setelah sempat melewati fase sulit dan harus puas menduduki posisi runner-up selama tiga musim berturut-turut sejak musim 2022/2023, Martin Odegaard dan kolega akhirnya sukses memanen buah kesabaran mereka dengan keluar sebagai kampiun utama Premier League pada musim ini. Kunci keberhasilan itu membuktikan bahwa sebuah prestasi tertinggi mustahil lahir secara instan tanpa adanya fondasi yang berkelanjutan.

"Kami belajar dari banyak klub luar negeri, seperti Arsenal bersama Mikel Arteta, bahwa kesuksesan membutuhkan waktu, proses, dan fondasi yang kuat untuk mencapai tujuan utama," tegas Steven Sunny dalam keterangan tertulisnya.

Naik Kelas: Laskar Mataram Bidik Persaingan Papan Atas Liga

Mendapatkan kepastian masa depan di Yogyakarta, Jean-Paul van Gastel mengaku sangat gembira dan antusias untuk menuntaskan misi akademiknya bersama Laskar Mataram. Ia menyebut keterikatan batin dengan kultur klub serta kenyamanan hidup di Kota Jogja menjadi faktor krusial yang memantapkan hatinya untuk bertahan minimal satu tahun lagi.

Baca Juga

"Saya pikir klub ini memiliki jiwa. Jogja benar-benar kota indah untuk ditinggali. Semua paket lengkap ini membuat saya ingin bertahan setidaknya satu tahun lagi," ungkap Van Gastel jujur.

Menyongsong genderang perang musim baru, Van Gastel langsung mematok target yang jauh lebih tinggi dan berani. Jika pada musim debutnya kemarin PSIM Jogja hanya fokus berjuang keras untuk mengamankan diri dari jurang degradasi pasca promosi dari Liga 2, kini sang pelatih ingin anak asuhnya mulai menantang dominasi klub-klub elite di papan atas klasemen.

Demi mewujudkan target besar tersebut, tim pelatih bersama jajaran manajemen akan segera bergerak cepat di bursa transfer untuk menyusun komposisi pemain terbaik. Evaluasi menyeluruh terhadap performa skuad musim lalu akan menjadi kompas utama dalam berburu pilar baru yang lebih kompetitif guna mengarungi panjangnya jadwal kompetisi Super League mendatang.

Advertisement

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja