Mitra Strategis Pemkab Bupati Harda Kiswaya Minta PKK Sleman Masifkan Edukasi Warga
Bupati Sleman Harda Kiswaya bersama Wakil Ketua TP PKK DIY GKBRAy Adipati Paku Alam saat menghadiri puncak HKG PKK ke-54 di Sleman.Foto:HumasSleman
jogja.fin.co.id - Evolusi peran gerakan perempuan di tingkat akar rumput menjadi salah satu pilar dalam menghadapi tantangan sosial modern. Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sleman menegaskan kembali posisinya sebagai motor penggerak kesejahteraan masyarakat.
Melalui momentum peringatan Hari Kesatuan Gerak (HKG) PKK ke-54, organisasi ini berkomitmen mentransformasikan 10 Program Pokok PKK menjadi aksi nyata yang berdampak langsung pada ketahanan ekonomi dan kesehatan keluarga.
Acara puncak yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Sleman pada Senin, 25 Mei 2026 tersebut mempertemukan ratusan kader dari tingkat kapanewon hingga kalurahan.
Peringatan tahun ini terasa lebih berbobot dengan kehadiran Wakil Ketua TP PKK Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Gusti Kanjeng Bendara Raden Ayu (GKBRAy) Adipati Paku Alam. Kehadiran tokoh sentral DIY tersebut memberikan suntikan motivasi bagi para kader lokal untuk terus meningkatkan kapasitas kelembagaan.
Baca Juga
Ketua TP PKK Kabupaten Sleman, Parmilah Harda Kiswaya, menegaskan bahwa kader PKK tidak boleh terjebak dalam rutinitas seremonial tahunan belaka. Gerakan keperempuanan ini harus mampu memotret dan menyelesaikan persoalan riil masyarakat secara tangkas.
"Gerakan PKK harus menjadi gerakan yang hidup, hadir di tengah keluarga, dan mampu menjawab berbagai tantangan sosial yang ada di masyarakat," ujar Parmilah Harda Kiswaya saat memaparkan laporan kerja organisasi.
Guna mencapai target tersebut, pihaknya menggerakkan partisipasi aktif kader di lini terbawah untuk mengawal isu-isu strategis. Isu tersebut meliputi penanganan tengkes (stunting), penguatan literasi digital keluarga, hingga pemanfaatan lahan pekarangan untuk menjaga kedaulatan pangan rumah tangga.
Pemerintah Kabupaten Sleman memandang korps kader PKK sebagai mitra strategis yang memiliki akses langsung ke unit sosial terkecil, yaitu keluarga. Dalam kesempatan yang sama, Bupati Sleman Harda Kiswaya melemparkan apresiasi tinggi atas dedikasi tanpa pamrih para kader yang selama ini aktif memberikan edukasi kesehatan dan ekonomi.
Harda meminta seluruh jajaran TP PKK untuk mempertahankan kesolidan tim dan meningkatkan kontribusi nyata demi melahirkan generasi yang berdaya saing global menuju visi Indonesia Emas 2045.
"Peringatan ini tak sekadar agenda seremonial, melainkan menjadi momentum penting untuk merefleksikan kiprah dan kontribusi nyata Gerakan PKK dalam membangun keluarga dan masyarakat yang sehat, mandiri, dan sejahtera," tutur Harda Kiswaya saat memberikan arahan kepada jajarannya.
Baca Juga
- Hadapi Disrupsi Digital, Wabup Sleman Danang Maharsa: Pancasila Harus Jadi Living Ideology!
- Langit Borobudur Berhias 2.570 Lampion Waisak, Wapres Gibran dan Menteri Ikut Terbangkan
Sebagai wujud penghargaan atas komitmen kerja di lapangan, panitia menyemarakkan acara dengan penyerahan berbagai hadiah serta penghargaan kepada perwakilan kapanewon dan kalurahan berprestasi. Apresiasi ini menjadi stimulus moral agar para kader semakin giat menularkan program pemberdayaan di wilayah tugas masing-masing.