Akui Sudah Jatuh Hati dengan Super Elga, Asyari Lubis Dipastikan Tetap Jadi Bagian PSS Sleman
Pelatih PSS Sleman Ansyari Lubis saat mendampingi tim Super Elja pada kompetisi musim 2025/2026.Foto:IG
jogja.fin.co.id - Kabar baik datang untuk pendukung PSS Sleman menjelang bergulirnya kompetisi musim baru. Pelatih senior Ansyari Lubis dipastikan tetap menjadi bagian dari tim pelatih Super Elja untuk menghadapi Super League musim 2026/2027.
Kepastian itu disampaikan langsung oleh Ansyari setelah mendapat sinyal positif dari jajaran manajemen dan pelatih kepala PSS, Pieter Huistra. Keputusan tersebut membuat pelatih berusia 55 tahun itu kembali melanjutkan kebersamaan bersama klub berjuluk Laskar Sembada.
Ansyari mengaku bersyukur masih dipercaya untuk berada di lingkungan PSS. Menurut dia, atmosfer sepak bola di Sleman menjadi alasan utama yang membuatnya nyaman bertahan.
“Coach Peter bersama manajemen sudah memberi sinyal bahwa saya tetap bersama tim musim depan,” ujar Ansyari, Jumat 29 Mei 2026.
Baca Juga
Atmosfer Sleman Jadi Alasan Bertahan
Mantan pelatih PSMS Medan itu menilai dukungan suporter serta hubungan harmonis di internal klub menjadi nilai lebih yang sulit ditemukan di tempat lain.
Ia menilai sinergi antara manajemen, pemain, dan suporter selama ini membantu perkembangan karier seorang pelatih maupun pemain di PSS.
Ansyari juga mengaku memiliki kedekatan emosional dengan klub asal Bumi Sembada tersebut. Meski belum mengetahui posisi spesifik yang akan dijalankannya pada musim depan, ia tetap antusias menyambut tantangan baru bersama Super Elja.
Dalam pernyataannya, Ansyari menyebut sosok pelatih kepala Pieter Huistra memiliki pengaruh besar terhadap perkembangan dirinya selama berada di tim pelatih PSS. Ia bahkan menempatkan Huistra sebagai figur panutan sekaligus mentor.
Pieter Huistra Puji Peran Ansyari
Baca Juga
- Kritik Laga Tanpa Penonton, Jean-Paul Van Gastel Ungkap Alasan Bertahan di PSIM Jogja
- Amankan Pilar Pertahanan, PSIM Jogja Resmi Perpanjang Kontrak Cahya Supriadi Dua Musim
Di sisi lain, Pieter Huistra turut memberikan apresiasi terhadap kontribusi Ansyari sepanjang musim lalu. Menurut pelatih asal Belanda itu, Ansyari memainkan peran penting dalam perjalanan PSS hingga kembali bersaing di kasta tertinggi sepak bola nasional.
Pieter menilai koleganya tersebut mengalami perkembangan pesat dan mampu memberikan kontribusi positif di jajaran staf kepelatihan.
Keberlanjutan kerja sama ini sekaligus memberi sinyal bahwa PSS Sleman ingin menjaga stabilitas tim pelatih setelah berhasil membangun fondasi kompetitif pada musim sebelumnya.