Kamis, 13 Agustus 2026
--°C --
-- · --
Sport

Mauro Caballero Lengkapi Amunisi Serang PSIM Jelang Super League 2026/2027

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
06/08/2026, 22:45 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Mauro Caballero Lengkapi Amunisi Serang PSIM Jelang Super League 2026/2027

Striker baru PSIM Jogja asal Paraguay Mauro Caballero resmi diperkenalkan untuk Super League 2026/2027.Foto:IG

jogja.fin.co.id -  Lini depan PSIM Jogja bakal menyajikan persaingan sengit menjelang bergulirnya Super League 2026/2027. Laskar Mataram resmi menambah amunisi anyar dengan mendatangkan juru gedor asal Paraguay, Mauro Caballero.

Pengalaman striker berumur 31 tahun yang pernah merumput di Portugal sampai Iran tersebut diharapkan menjadi jawaban atas masalah efektivitas serangan PSIM pada musim sebelumnya.

Manajer PSIM Jogja, Iksan Mahar, menyatakan bahwa Caballero dihadirkan untuk meningkatkan daya gedor tim di area penalti lawan.

"Mauro Caballero dihadirkan sebagai penyerang baru yang diharapkan dapat mengatasi minimnya pencetak gol andalan di skuad musim lalu," ujar Iksan dalam siaran pers, Kamis 6 Agustus 2026.

Iksan menambahkan, rekam jejak Caballero di Eropa hingga Asia menjadi modal penting. Pengalaman itu dinilai bisa membantu sang pemain cepat menyatu dengan skema racikan pelatih Jean-Paul van Gastel.

Kedatangan pemain kelahiran 8 Oktober 1994 ini membuat stok penyerang tengah PSIM makin menumpuk. Caballero harus bersaing langsung dengan dua juru gedor lain, yakni Adrian Dalmau dan Nermin Haljeta.

Manajemen menilai persaingan internal ini justru bakal memberikan dampak positif. Ketatnya persaingan di sesi latihan diyakini memicu tiap pemain untuk tampil maksimal.

Meski bergabung paling akhir dibanding Dalmau dan Haljeta, Caballero dianggap masih memiliki waktu yang cukup buat melakukan adaptasi fisik maupun taktik.

Iksan juga menegaskan tim pelatih tidak memberikan garansi posisi inti kepada siapa pun, termasuk para pemain asing.

"Kualitas tiga penyerang membuat tidak ada pemain yang mendapat garansi posisi utama. Caballero punya waktu cukup untuk beradaptasi sekaligus membuktikan kemampuannya," tutur Iksan.

Keputusan akhir penentu starter tetap berada di tangan pelatih berdasarkan kedisiplinan serta performa harian pemain.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja