Sabtu, 06 Juni 2026
--°C --
-- · --
Eksplore Jogja

DIY Buka Audisi Gita Bahana Nusantara 2026 Meski Anggaran Budaya Dipangkas

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
29/05/2026, 19:35 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
DIY Buka Audisi Gita Bahana Nusantara 2026 Meski Anggaran Budaya Dipangkas

Dinas Kebudayaan DIY membuka audisi Gita Bahana Nusantara 2026 di tengah efisiensi anggaran pusat.Foto:jogjafincoid

jogja.fin.co.id - Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tetap membuka Audisi Paduan Suara Gita Bahana Nusantara (GBN) 2026 di tengah kebijakan efisiensi anggaran pemerintah pusat yang berdampak pada sejumlah agenda kebudayaan.

Saat beberapa festival budaya di DIY mulai mengalami penyesuaian bahkan pengurangan pelaksanaan, pemerintah daerah memilih mempertahankan program GBN. Alasannya jelas, ajang ini menjadi pintu bagi talenta muda Yogyakarta untuk tampil pada Upacara Peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Istana Merdeka, Jakarta.

Pendaftaran resmi dibuka mulai Jumat, 29 Mei 2026 hingga 6 Juli 2026 melalui tautan s.id/daftarGBNDIY2026.

Kepala Seksi Seni Pertunjukan Dinas Kebudayaan DIY, Zita Uttungga Dewi Maharani, mengatakan pihaknya berkomitmen menjaga kualitas seleksi meskipun kondisi anggaran sektor budaya mengalami penyesuaian.

Advertisement

“Untuk kegiatan yang masih berkaitan dengan agenda mandatori dari pusat, seperti membantu upacara bendera tingkat nasional, kami berusaha tetap mempertahankan ini supaya masih bisa mendukung kementerian di tingkat pusat,” ujar Zita, Jumat 29 Mei 2026.

Menurut dia, penyesuaian dilakukan pada pola pelaksanaan. Jika sebelumnya kegiatan bisa berlangsung lebih besar, tahun ini pelaksanaan dipusatkan di fasilitas internal dinas untuk menekan biaya operasional.

“Kalau biasanya dilaksanakan lebih meriah dan diadakan di hotel, sekarang kami sederhanakan dengan kegiatan di dinas. Tetapi esensi yang kami bawa tetap sama,” katanya.

Talenta Lokal DIY Didorong Percaya Diri

Di balik proses seleksi, Dinas Kebudayaan DIY juga menghadapi tantangan tersendiri. Salah satu yang paling terasa ialah syarat kepemilikan KTP DIY bagi peserta, sesuai ketentuan pemerintah pusat.

Aturan tersebut kerap membuat sebagian talenta muda lokal merasa kurang percaya diri untuk ikut bersaing. Padahal, kualitas peserta asal DIY dinilai sangat kompetitif di tingkat nasional.

Baca Juga

“Sebenarnya peminatnya banyak. Tetapi agak mengunci saat ada syarat harus KTP DIY. Kadang mereka sudah minder duluan. Padahal orang-orang asli DIY ini mampu bersaing,” ujar Zita.

Ia menjelaskan, apabila seleksi dibuka untuk mahasiswa luar daerah yang tengah menempuh pendidikan di Yogyakarta, jumlah peserta biasanya meningkat signifikan. Namun aturan pusat mengharuskan peserta yang dikirim merupakan warga ber-KTP DIY.

Karena itu, Dinas Kebudayaan DIY terus menggencarkan sosialisasi melalui guru seni, komunitas musik, kelompok paduan suara gereja, hingga kampus agar informasi audisi menjangkau lebih banyak anak muda.

Advertisement

Seleksi DIY Disebut Jadi Patokan Nasional

Zita mengungkapkan kualitas peserta asal Yogyakarta mendapat pengakuan dari juri pusat. Bahkan, model seleksi DIY disebut menjadi salah satu rujukan bagi provinsi lain karena materi ujiannya lebih kompleks.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja