UIN Sunan Kalijaga Jadi Titik Ujian UM-PTKIN 2026, 10.544 Peminat Berebut 1.458 Kursi
Pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta.Foto:IG@uinsk
jogja.fin.co.id – Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga Yogyakarta menjadi salah satu lokasi pelaksanaan Sistem Seleksi Elektronik Ujian Masuk Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SSE UM-PTKIN) Tahun 2026. Tingginya minat calon mahasiswa tampak dari jumlah peminat yang mencapai 10.544 orang, sementara kuota penerimaan melalui jalur ini hanya tersedia untuk 1.458 mahasiswa.
Pelaksanaan ujian berlangsung di tengah meningkatnya animo masyarakat terhadap pendidikan tinggi keagamaan Islam. Dari total peminat tersebut, sebanyak 6.936 orang tercatat resmi mendaftar mengikuti seleksi masuk UIN Sunan Kalijaga.
Direktur Jenderal Pendidikan Islam Kementerian Agama RI, Amin Suyitno, menegaskan perguruan tinggi keagamaan Islam negeri perlu menghadirkan layanan seleksi yang responsif dan ramah bagi calon mahasiswa.
Menurut Amin, peningkatan jumlah peserta menjadi tantangan tersendiri bagi kampus untuk memastikan pelayanan tetap berjalan optimal.
Baca Juga
“UM-PTKIN bukan hanya menjadi ruang untuk menyeleksi calon mahasiswa, tetapi juga momentum bagi perguruan tinggi untuk menunjukkan kualitas pelayanan, kesiapan sistem, dan budaya akademik yang ramah bagi peserta,” kata Amin saat pembukaan SSE UM-PTKIN 2026 melalui Zoom Meeting yang dipantau dari UIN Sunan Kalijaga, Senin 8 Juni 2026.
Ia juga menilai keterlibatan pimpinan kampus dalam mengawal proses seleksi mencerminkan komitmen institusi dalam menghadirkan pengalaman yang nyaman bagi peserta ujian.
1.648 Peserta Pilih UIN Sunan Kalijaga sebagai Lokasi Ujian
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN Sunan Kalijaga, Mochamad Sodik, mengungkapkan sebanyak 1.648 peserta memilih kampus tersebut sebagai titik pelaksanaan ujian UM-PTKIN 2026.
Sodik menjelaskan tingginya peminat perlu dipahami dalam konteks Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang memiliki sejumlah kampus Islam negeri dengan lokasi ujian berdekatan.
Menurut dia, posisi UIN Sunan Kalijaga tetap strategis karena didukung akses yang mudah dijangkau serta kesiapan fasilitas ujian.
Baca Juga
- Lawan Dominasi Impor Alkes 90 Persen, FKG UGM Ciptakan Pengikat Gigi dari Sutra
- HEBAT! Cuma Level Fakultas, FKG UGM Sukses Sabet Peringkat 1 Inovasi Dunia
“Jumlah peserta di titik lokasi UIN Sunan Kalijaga menunjukkan posisi penting kampus ini sebagai salah satu simpul pelaksanaan SSE UM-PTKIN 2026 di Yogyakarta,” ujar Sodik.
Siapkan Layanan Kesehatan hingga Antisipasi Perjokian
UIN Sunan Kalijaga memastikan seluruh kebutuhan teknis ujian telah dipersiapkan, mulai dari komputer, jaringan internet, pengawas, hingga ruang ujian.
Wakil Rektor Bidang Akademik dan Pengembangan Kelembagaan UIN Sunan Kalijaga, Istiningsih, mengatakan kampus juga menyiapkan berbagai fasilitas penunjang untuk membantu peserta selama mengikuti seleksi.
Layanan kesehatan, keamanan, kantin, hingga dukungan transportasi disiapkan agar peserta dapat menjalani ujian dengan lebih nyaman.