Eksplore Jogja . 12/06/2026, 08:38 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Lurah Sinduadi, Senen Haryanto, menjelaskan bahwa lahan yang dikelola Gapoktan Sinduadi memiliki luas sekitar 20 hingga 30 hektare dengan status tanah kas desa. Lahan tersebut menjadi salah satu sumber produksi padi bagi masyarakat sekitar.
Pemerintah Kalurahan Sinduadi berkomitmen menjaga keberadaan lahan tersebut melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, termasuk Dinas Pertanian, Fakultas Biologi Universitas Gadjah Mada, dan Institut Pertanian Yogyakarta.
Selain padi, pengembangan komoditas hortikultura juga mulai dilirik sebagai potensi tambahan. Buah-buahan menjadi salah satu komoditas yang dinilai dapat meningkatkan nilai ekonomi lahan pertanian.
Tradisi wiwitan di Dusun Pojok, Sinduadi, tidak hanya menandai datangnya masa panen, tetapi juga menggambarkan hubungan erat antara budaya, petani, dan ketahanan pangan. Di tengah tantangan alih fungsi lahan, tradisi ini menjadi pengingat bahwa pertanian bukan sekadar produksi, tetapi juga identitas dan keberlanjutan hidup masyarakat Sleman.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media