Eksplore Jogja . 17/06/2026, 09:37 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
Semua orang berjalan kaki dengan kecepatan yang sama, menghadapi dinginnya angin malam yang sama, dan mengunci mulut untuk tujuan yang sama, yaitu memohon keselamatan, kedamaian, serta keberkahan untuk masa depan.
Saat menjelang fajar rombongan terakhir kembali memasuki gerbang Keben, laku sunyi itu resmi berakhir. Langkah kaki boleh berhenti, namun harapan-harapan baik yang dirajut dalam diam malam itu akan terus menggema dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Yogyakarta.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media