Duet Perdana Run dan Dun: Garin Nugroho Hingga Dwi Sasono Puji Patung Raksasa Dunadi
Para tokoh kreatif nasional menghadiri pembukaan Pameran Arundhati di Pendhapa Art Space, Bantul. Direktur Pendhapa Art Space, Ganes (kaos putih), mengaku bangga bisa menghadirkan kolaborasi dua seniman senior dalam agenda Syawalan Seni tahun ini. (Foto: dok.jogja.fin.co.id)
Pencarian selama bertahun-tahun tersebut akhirnya menuntun Kus Indarto pada figur Dunadi. Sang pematung saat ini mengoperasikan salah satu bengkel kerja (workshop) dan galeri terbesar di kawasan Kampung Krapyak.
Di mata sang kurator, status Dunadi yang sering dinilai sebagai seniman pesanan institusi negara justru membuktikan kapasitas kreativitas yang stabil dan berdampak luas bagi ekosistem sekitar.
"Artinya, ketika beliau mendapatkan order dan tetap kreatif itulah seniman sejati karena selalu berkecukupan dan peduli," kata Kus Indarto saat menjelaskan posisinya mengenai profesionalisme Dunadi.
Sandingkan Eksentrisitas Karya Nasirun
Pameran Arundhati menjadi semakin kontras karena menyandingkan patung pesanan negara milik Dunadi dengan karya-karya personal milik pelukis papan atas, Nasirun. Karakter karya Nasirun dalam pameran ini tampil tidak terduga melalui pemanfaatan objek keseharian.
Baca Juga
Nasirun mengolah ribuan lembar kertas undangan fisik dari berbagai kolega dan lembaga menjadi susunan instalasi seni. Selain itu, ia memajang deretan instalasi potongan kaki manusia beraneka bentuk.
Melalui objek telapak kaki tersebut, Nasirun merepresentasikan simbol manifestasi semangat harian dan daya hidup individu.
Dwi Sasono menambahkan, e ksistensi seni kedua maestro itu harus menjadi standar acuan kerja bagi para perupa muda. Keberhasilan finansial serta daya pikat karya Nasirun di pasar seni global, menurut Dwi Sasono, lahir dari ketajaman olah batin dalam merespons peristiwa sosial sekitar.
Dwi Sasono menganggap Nasirun sebagai figur seniman unik yang mampu mempertahankan relevansi karyanya melintasi berbagai zaman.
Penilaian positif serupa juga datang dari sejumlah tokoh kebudayaan nasional yang memadati area pembukaan pameran.