Manisnya Melon Kaori dan Dalmatian, Inovasi Agrowisata Baru di Lereng Prambanan
Suasana kebun melon premium sistem greenhouse milik Bumkal Sumberharjo di Padukuhan Ngeburan Prambanan Sleman.Foto:Kominfo
jogja.fin.co.id - Deretan tanaman melon tumbuh subur di dalam instalasi greenhouse Padukuhan Ngeburan, Kalurahan Sumberharjo, Kapanewon Prambanan. Dua varietas unggulan, Kaori dan Dalmatian, menjadi komoditas utama yang kini menghiasi lahan tanah kas desa setempat.
Lahan seluas 2,5 hektare yang dulunya kurang produktif tersebut kini bersolek menjadi kawasan budidaya hortikultura modern. Sentuhan teknologi greenhouse membuat tanaman melon tumbuh optimal tanpa bergantung penuh pada kondisi cuaca luar.
Pengembangan kebun melon premium ini dikelola oleh Badan Usaha Milik Kalurahan (Bumkal) Sumberharjo melalui Kelompok Sumber Tumuwuh. Program pemberdayaan ini berjalan memanfaatkan dukungan pendanaan Dana Keistimewaan DIY.
Direktur Bumkal Sumberharjo, Choirun Sutrisno, menjelaskan pemilihan varietas Kaori dan Dalmatian didasari oleh kualitas rasa serta daya tarik pasarnya yang tinggi.
Baca Juga
Selain menjaga ketersediaan pangan lokal, kawasan ini diproyeksikan berkembang menjadi destinasi agrowisata petik buah.
Pada momentum panen perdana, Minggu 2 Agustus 2026 kebun ini sukses memproduksi lebih dari 50 kilogram melon berkualitas super. Hasil panen ini menjadi pembuktian awal pengelolaan tanah kas desa yang berorientasi nilai ekonomi.
Sementara itu Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mengapresiasi keberhasilan panen perdana tersebut. Ia menilai inovasi Bumkal Sumberharjo mampu menggerakkan roda perekonomian warga sekaligus menjadi contoh optimalisasi aset desa.
"Saya apresiasi dan bangga. Bumkal harus bekerja sebaik-baiknya sesuai program yang ada sehingga benar-benar memberikan manfaat, termasuk membantu meningkatkan keuangan desa," ujar Harda.
Harda menegaskan sektor pertanian tetap menjadi motor pendorong ekonomi kawasan perdesaan. Pengelolaan pertanian berbasis inovasi dan kreativitas diyakini mampu membuka lapangan kerja baru bagi warga sekitar.
"Ini sangat potensial. Pak Lurah bisa menjalankan roda ekonomi melalui pertanian. Saya berharap panen berikutnya bisa lebih baik lagi," katanya.
Baca Juga
Pemkab Sleman mendorong penguatan sektor ini melalui sinergi berkelanjutan bersama Dinas Pertanian, Pangan, dan Perikanan Kabupaten Sleman. Dukungan penyediaan bibit hingga pendampingan teknis disiapkan agar kawasan agrowisata melon premium ini terus berkembang pesat.