Kamis, 13 Agustus 2026
--°C --
-- · --
News

Progres Tol Jogja Solo 98 Persen, Jasa Marga Siapkan Jalur Melayang ke Bokoharjo

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
07/08/2026, 16:40 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Progres Tol Jogja Solo 98 Persen, Jasa Marga Siapkan Jalur Melayang ke Bokoharjo

ProgresTol Jogja Solo segmen Prambanan Purwomartani capai 98 persen Jasa Marga siapkan jalan layang menuju Bokoharjo untuk dukung kelancaran mudik Lebaran.Foto:dok.humasjogja

jogja.fin.co.id - Pembangunan Jalan Tol Yogyakarta-Solo segmen Prambanan–Purwomartani kini telah mencapai 98 persen. PT Jasa Marga (Persero) tengah menyiapkan infrastruktur pendukung berupa jalan layang dan jembatan untuk menghubungkan exit tol Purwomartani menuju kawasan Bokoharjo.

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero), Rivan A. Purwantono, menyampaikan laporan perkembangan konstruksi tersebut usai bertemu Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X di Kompleks Kepatihan, Yogyakarta, Kamis 6 Agustus 2026.

Jalur tambahan sepanjang dua kilometer ini dirancang khusus untuk mengurai potensi penumpukan kendaraan di kawasan Adisutjipto.

Akses ini sekaligus mempermudah mobilitas masyarakat menuju Bantul, Gunungkidul, dan pengguna Jalan Raya Wonosari.

"Exit tol tetap berada di Purwomartani, tetapi akses menuju Bokoharjo ditambahkan sekitar dua kilometer. Ini akan sangat membantu masyarakat yang ingin menuju maupun keluar dari Gunungkidul melalui Jalan Baru Wonosari," kata Rivan.

Jasa Marga menargetkan akses menuju Bokoharjo sudah dapat difungsikan pada musim mudik Lebaran mendatang.

Saat ini pengerjaan fisik terus dikejar, mencakup konstruksi jembatan, penanganan perlintasan rel kereta api, serta struktur penyeberangan Sungai Opak.

Sesuai arahan Gubernur DIY, Jasa Marga juga menyesuaikan tahapan pembangunan di kawasan perkotaan. Pengerjaan koridor Maguwoharjo menuju Jombor yang melintasi kawasan Ring Road dijadwalkan mulai pengerjaannya pada 2027.

Sementara itu, proyek ruas Jombor–Trihargo atau Sleman Junction yang terhubung dengan Tol Yogyakarta–Bawen hingga Banyurejo terus berjalan sesuai target sebelum dilanjutkan ke arah Muntilan.

Gubernur DIY, Sri Sultan Hamengku Buwono X, mengapresiasi penambahan akses menuju Bokoharjo tersebut.

Menurut Sultan, penyelesaian sisa ruas sepanjang 1,1 kilometer menuju jalan tol sangat penting agar arus kendaraan dari arah selatan tidak lagi menumpuk di jalur lama Piyungan.

Sinergi antara Pemda DIY dan Jasa Marga ini diharapkan membuat jaringan jalan tol terhubung langsung dengan jalan daerah menuju pusat ekonomi dan sekitar 10 hingga 11 kawasan wisata di koridor Gunungkidul.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja