Jumat, 14 Agustus 2026
--°C --
-- · --
News

Petaka Senam HUT RI di Minomartani: Pagar Sekolah Tiba-tiba Roboh, Belasan Orang Terluka

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
09/08/2026, 15:07 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Petaka Senam HUT RI di Minomartani: Pagar Sekolah Tiba-tiba Roboh, Belasan Orang Terluka

Kondisi pagar yang roboh dan korban yang dilarikan ke rumah sakit .Foto:Istimewa

jogja.fin.co.id - Acara senam dan jalan santai warga RW 02 Mlandangan, Minomartani, Ngaglik, Sleman berakhir tragis, Minggu 9 Agustus 2026 pagi. Pagar sekolah SDN 2 Minomartani mendadak roboh dan menimpa puluhan warga yang sedang berteduh di sekitarnya.

Kejadian berlangsung sekitar pukul 07.50 WIB. Saat itu, ratusan warga sedang mengikuti kegiatan memperingati HUT ke-81 RI di area sekitar sekolah.

Kepala Pelaksana BPBD Sleman, Bambang Kuntoro, mengonfirmasi insiden tersebut. Laporan resmi masuk ke Pusdalops BPBD Sleman pada pukul 08.00 WIB dengan klasifikasi kejadian tertimpa bangunan.

"Saat warga duduk-duduk di dekat pagar karena rindang, tiba-tiba bangunan pagar roboh," ujar Bambang, Minggu (9/8/2026).

Kegiatan tersebut diperkirakan diikuti sekitar 500 orang peserta dari tingkatan RW 02 Perum Minomartani, RT 06. Sejumlah warga yang berada tepat di bawah tembok tidak sempat menyelamatkan diri saat material struktur runtuh.

Korban Dilarikan ke Tiga Rumah Sakit

Data sementara tim reaksi cepat mencatat belasan korban luka langsung dievakuasi ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya RSCC, RS Hermina, dan RS UAD.

Di RSCC, korban terdata atas nama Aji, Fitri, Ibu Mukijo dan Dian, Shanum (anak-anak), dan Ibu Ngadipan. Sementara di RS Hermina, perawatan dilakukan terhadap Septi merupaja ibu dari Shanum dan Lesya Alkafia Amani. Adapun korban yang dilarikan ke RS UAD yakni  pasangan suami istri Fahmi dan Intan.

Empat Korban Dirujuk untuk CT Scan

Perkembangan penanganan medis hingga pukul 11.37 WIB menunjukkan beberapa korban membutuhkan tindakan lanjutan.

"Empat pasien dari RSCC harus dirujuk ke RS Hermina guna menjalani pemeriksaan CT Scan kepala. Keempat korban rujukan tersebut adalah Ibu Kusnarni, Shanum, Ibu Mukijo/Ngadipan, dan Ibu Dian," jelas Bambang.

Sementara itu, pada pukul 12.04 WIB, korban atas nama Aji juga dirujuk ke RS UAD menggunakan ambulans SES Sleman untuk penanganan intensif.

Hingga berita ini diturunkan, tim BPBD Sleman bersama aparat setempat masih melakukan penanganan di lokasi kejadian serta mendata total kerugian materiil akibat robohnya struktur bangunan pagar tersebut.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja