Jumat, 14 Agustus 2026
--°C --
-- · --
News

Dampak Efisiensi Anggaran, Kuota Paskibraka Sleman 2026 Dipangkas Jadi 38 Anggota

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
11/08/2026, 19:42 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Dampak Efisiensi Anggaran, Kuota Paskibraka Sleman 2026 Dipangkas Jadi 38 Anggota

Kepala Kesbangpol Sleman Muhamad Aji Wibowo memberikan keterangan terkait seleksi dan efisiensi anggaran Paskibraka 2026.Foto:Diskominfo

jogja.fin.co.id - Imbas efisiensi anggaran membuat alokasi kuota Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) Kabupaten Sleman Tahun 2026 menyusut drastis. Tahun ini jumlah anggota Paskibraka yang terpilih hanya 38 orang, merosot dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 74 personel.

Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Sleman, Muhamad Aji Wibowo menjelaskan pemangkasan kuota ini terjadi akibat pemotongan anggaran operasional secara signifikan.

"Pada 2025 anggaran 1,8 miliar, masih komplet 74. Namun 2026 ini efisiensi anggaran semula 1,8 miliar menjadi 600 juta. Hanya bisa 38, dan efisiensi kaus, tidak ada tas," ujar Aji saat jumpa pers di Sleman, Selasa 11 Agustus 2026.

Aji menegaskan efisiensi fasilitas tidak boleh menyurutkan kualitas dan prestasi para peserta. Pihaknya berupaya menjaga mutu pembinaan karakter calon pemimpin daerah tersebut.

"Kesbangpol tidak minta macem-macem, cukup Paskibraka dinormalkan. Karena saya tahu persis, saya jamin mereka berprestasi, mengkader anak-anak itu," tegasnya.

Meski kuota terbatas, proses penyaringan berjalan sangat ketat. Pendaftaran dibuka pada 9–13 Maret 2026 secara langsung maupun daring melalui portal BPIP. Sebanyak 308 pelajar terdaftar, terdiri dari 168 putra dan 140 putri.

Pada pengumuman 31 Maret 2026, sebanyak 162 peserta dinyatakan lolos seleksi administrasi dan tes Wawasan Kebangsaan (TWK) serta Pembinaan Ideologi Pancasila (PIP). Seleksi lanjutan pada 6–9 April 2026 menguji kesehatan, kesamaptaan fisik, dan Peraturan Baris-Berbaris (PBB).

Hasil tes menyaring 46 kandidat terbaik. Sebanyak 16 peserta dikirim ke tingkat provinsi dan nasional. Perwakilan Sleman menorehkan prestasi dengan meloloskan 7 wakil di tingkat DIY. Sementara 1 siswa asal SMK Penerbangan AAG Adisutjipto, Ahmad Raditya, lolos hingga Paskibraka Tingkat Nasional.

"Sisa peserta seleksi menetapkan 38 Paskibraka Sleman 2026, terdiri atas 19 putra dan 19 putri dari 42 sekolah," jelasnya.

Kemudian, para peserta terpilih menjalani pemusatan latihan sejak 21 Juli hingga 13 Agustus 2026. Latihan berfokus pada ketahanan fisik, PBB, kedisiplinan, hingga penguatan nilai-nilai Pancasila.

Siswa akan memasuki masa karantina pada 14–18 Agustus 2026. Upacara pengukuhan resmi dijadwalkan berlangsung pada 15 Agustus 2026 sebelum bertugas dalam pengibaran dan penurunan bendera 17 Agustus 2026 di Lapangan Denggung.

Usai menjalankan tugas pengibaran Sang Merah Putih, 38 anggota Paskibraka Sleman dijadwalkan diterima oleh Gubernur DIY di Bangsal Kepatihan pada 18 Agustus 2026.

Selain bertugas sebagai pengibar bendera, para purna Paskibraka ini diamanahkan menjadi Duta Pancasila di lingkungan masyarakat.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja