Satu Tenda Tanpa Beda, 5 Pramuka Berkebutuhan Khusus Sleman Unjuk Gigi di Jamnas 2026
Bupati Sleman Harda Kiswaya berbincang hangat dengan para peserta kontingen Pramuka Sleman di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta.Foto: dok.kominfosleman
jogja.fin.co.id - Kontingen Kabupaten Sleman menyertakan lima anggota Pramuka Berkebutuhan Khusus (PBK) dalam ajang Jambore Nasional (Jamnas) XII 2026 di Cibubur, Jakarta. Keikutsertaan ini memberi ruang seluas-luasnya bagi seluruh anak di Bumi Sembada untuk memperoleh pengalaman di tingkat nasional.
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, mendatangi langsung tenda perkemahan kontingen Sleman pada Sabtu 15 Agustus 2026. Dalam kunjungan ini, Harda didampingi Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman sekaligus Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sleman, Mustadi.
Harda menyampaikan rasa bangga melihat kegembiraan serta daya juang seluruh peserta yang bertahan di tapak kemah. Menurutnya, tempaan fisik dan mental di alam terbuka menjadi fondasi penting bagi tumbuh kembang karakter anak.
"Alhamdulillah saya lihat anak-anak penuh gembira, semangat, dan saya yakin anak-anak ini dengan keikhlasannya mengikuti Jambore, mudah-mudahan banyak ilmu dan pengalaman yang bisa diambil," ujar Harda di sela kunjungannya.
Baca Juga
Harda menilai kedisiplinan dan nilai kemandirian selama Jamnas akan menjadi modal kuat saat para peserta masuk ke dunia kerja maupun kehidupan bermasyarakat.
"Pramuka ini merupakan modal dan dasar yang kuat untuk jadi orang sukses. Karena mengikuti Pramuka ini butuh pengorbanan," tegasnya.
Sementara itu, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Sleman, Mustadi, merinci total kontingen Sleman yang diberangkatkan mencapai 47 orang. Rombongan terdiri atas 32 Pramuka Penggalang Umum (16 putra dan 16 putri), 5 Pramuka Berkebutuhan Khusus (3 putra dan 2 putri), serta didampingi 4 Pembina Pendamping dan 2 Pimpinan Kontingen.
Rangkaian pesta edukatif lima tahunan di Bumi Perkemahan Cibubur ini berlangsung sejak 13 hingga 20 Agustus 2026.