Sabtu, 03 Oktober 2026
--°C --
-- · --
News

Dua Karyawan Tewas di Lantai Tiga, 100 Motor Hangus: Ini Fakta Kebakaran Hebat Trans Home Sleman

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
02/10/2026, 14:49 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Dua Karyawan Tewas di Lantai Tiga, 100 Motor Hangus: Ini Fakta Kebakaran Hebat Trans Home Sleman

Petugas pemadam kebakaran melakukan upaya pemadaman di area toko bahan bangunan Trans Home Berbah Sleman yang terbakar.Foto:tangkapanlayarig

jogja.fin.co.id -  Musibah kebakaran hebat menghanguskan toko bahan bangunan dan elektronik modern Trans Home di Berbah, Kabupaten Sleman, DIY, Kamis 1 Oktober 2026. Insiden tersebut menewaskan dua orang pekerja dan membumihanguskan sekitar 100 unit sepeda motor di area parkir.

Petugas menemukan kedua korban jiwa di lantai tiga bangunan dalam kondisi tak bernyawa setelah tim gabungan berhasil menerobos kepulan asap pekat.

Koordinator Unit Siaga Basarnas Sleman, Dhedi Prasetya mengungkapkan tim evakuasi menemukan dua jasad perempuan di area lantai tiga bangunan.

"Kedua korban berdekatan berada di sekitar dekat tangga," ujar Dhedi saat memberikan keterangan di lokasi kejadian.

Dhedi menjelaskan, tim medis gabungan langsung memeriksa kondisi fisik kedua korban di lokasi. Namun, keduanya terkonfirmasi sudah meninggal dunia akibat paparan asap pekat dan hawa panas.

"Keduanya tadi kita temukan sudah henti nafas, henti nadi," ungkapnya.

Kapolsek Berbah AKP Fitrianto Heri Nugroho membenarkan bahwa dua korban tewas merupakan pekerja toko setempat. Petugas langsung membawa jenazah kedua korban ke RS Bhayangkara Polda DIY untuk proses identifikasi lebih lanjut.

Laporan kebakaran pertama kali masuk ke kepolisian sekitar pukul 12.00 WIB. Bangunan tiga lantai beserta area basement tersebut mendadak mengeluarkan asap tebal.

Heri menyebutkan, pihaknya belum bisa memastikan penyebab pasti munculnya titik api. Hasil pengamatan awal menunjukkan titik awal api menggelembung dari arah selatan atau sisi belakang gedung.

Upaya pemadaman berlangsung intensif hingga sore hari. Sekitar 20 unit armada pemadam kebakaran dari berbagai wilayah turun ke lokasi untuk menjinakkan si jago merah.

Tim gabungan meluncur dari lintas wilayah, mulai dari BPBD, Polsek, Dinsos, hingga bantuan personil pemadam dari Bantul, Kulon Progo, Klaten, dan Magelang.

Selain fokus memadamkan titik api utama di lantai atas, petugas damkar juga mengamankan area basement. Lokasi penyimpanan material cairan kimia tersebut membutuhkan penanganan khusus agar api tidak makin membesar.

Heri menyatakan pihak kepolisian belum merinci total nilai kerugian materi akibat musibah ini. Namun, puluhan kendaraan operasional dan milik pekerja di area parkir dipastikan ludes.

"Sekitar 100 kendaraan bermotor (terbakar)," tegas Heri.

Hingga Kamis malam, petugas gabungan masih menyisir lokasi untuk pendinginan dan memastikan tidak ada sisa titik api yang berpotensi menyala kembali.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja