Empat Kali Juara Umum, Sleman Targetkan Kembali Raih Gelar Porda DIY 2027
Kepala Dispora Sleman Heru Saptono memberikan keterangan pers terkait target Porda DIY 2027 dan program kepemudaan.Foto:dok.kominfosleman
jogja.fin.co.id - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman membidik target tinggi untuk mempertahankan gelar juara umum pada Pekan Olahraga Daerah (Porda) DIY 2027 mendatang. Target ini dipasang setelah kontingen Sleman sukses mencatatkan prestasi empat kali juara umum tingkat provinsi secara berturut-turut.
Kepala Dispora Sleman Heru Saptono menyampaikan kesiapan jajarannya dalam mengawal target tersebut melalui jalinan program terstruktur.
"Sleman memiliki prestasi di bidang olahraga. Kita empat kali menjadi juara umum Porda tingkat provinsi, sehingga kami menargetkan kembali juara umum pada Porda 2027," ujar Heru Saptono saat memaparkan materi dalam jumpa pers di Sleman, Selasa 18 Agustus 2026.
Tahun ini, Dispora Sleman mengusung tema besar Menggerakkan Potensi, Mengukir Prestasi, Mewujudkan Sleman Bugar, Kreatif, dan Mandiri. Heru menjelaskan seluruh program kerja difokuskan untuk mendongkrak dua muara utama, yakni Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO).
Baca Juga
Lebih lanjut dia menjelaskan, pencapaian target Porda 2027 bertumpu pada tiga pilar utama: pembibitan sejak dini, pembinaan prestasi, dan pembudayaan olahraga masyarakat.
Agustus hingga September ini, Dispora menggelar Pembinaan Olahraga Usia Dini berbasis sport science. Enam cabang olahraga (cabor) masuk dalam program tahap awal ini, yakni bola voli, senam SKJ, taekwondo, catur, panahan, dan tenis meja.
"Fokus utama kegiatan ini adalah mengenali potensi fisik, motorik, dan minat olahraga anak sejak usia sekolah dasar. Proses pembinaan dilakukan secara terukur berbasis sport science," kata Heru.
Penggemblengan atlet berlanjut pada Oktober mendatang lewat Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP). Sebanyak 27 cabor disiapkan intensif untuk menyongsong POPDA DIY 2027 dan Porda DIY 2027. Selain atlet prestasi, Dispora juga membina Kelompok Olahraga Masyarakat (KOM) untuk menjaga kebugaran warga.
Selain memoles sektor keolahragaan, Dispora Sleman meluncurkan serangkaian program kepemudaan untuk menekan angka pengangguran terdidik dan mencegah aktivitas negatif remaja.
Bulan Agustus ini dibuka Pemilihan Pemuda Pelopor berusia 16–30 tahun. Program ini mencakup lima bidang kepeloporan: kewirausahaan, seni budaya, ekonomi digital, lingkungan, dan sosial kemasyarakatan.
Baca Juga
Sektor ekonomi diperkuat pada September melalui program Juragan Muda. Program inkubasi bisnis ini menyasar pemuda yang memiliki rintisan usaha.
"Program Juragan Muda menjadi sarana inkubasi bisnis untuk mencetak wirausahawan baru. Ini strategi konkret kami dalam menekan angka pengangguran terdidik di Sleman," tutur Heru.
Ruang ekspresi seni dibuka pada Oktober lewat ajang FESTAPORA khusus grup band pelajar SMA sederajat. Rangkaian kegiatan ditutup agenda tradisi Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) pada 28–31 Desember 2026 untuk menggembleng mental kepemimpinan anggota Pramuka Penegak dan Pandega.