Tekan Pengangguran Terdidik, Dispora Sleman Luncurkan Program Juragan Muda
Pengumuman juara pemilihan Juragan Muda Dispora Sleman 2025.Foto:dok.disporasleman
jogja.fin.co.id - Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kabupaten Sleman menyiapkan program Juragan Muda yang bergulir pada September 2026 mendatang. Ajang inkubasi bisnis ini dirancang khusus untuk mencetak wirausahawan baru sekaligus menekan angka pengangguran terdidik.
Adapun program tersebut diperuntukkan bagi anak muda usia 16 hingga 30 tahun yang sudah memiliki rintisan usaha.
"Program Juragan Muda menjadi sarana inkubasi bisnis untuk mencetak wirausahawan muda baru di Sleman. Ini strategi konkret kami dalam menekan angka pengangguran terdidik," ujar Kepala Dispora Sleman Heru Saptono saat jumpa pers, Selasa 18 Agustus 2026.
Menurut Heru, Program Juragan Muda menjadi bagian dari komitmen Pemkab Sleman dalam mendongkrak Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO).
Baca Juga
Tahun ini, Dispora mengusung tema Menggerakkan Potensi, Mengukir Prestasi, Mewujudkan Sleman Bugar, Kreatif, dan Mandiri.
Sebelum Juragan Muda berjalan, Dispora Sleman melangsungkan Pemilihan Pemuda Pelopor pada Agustus ini. Program berslogan Muda, Berani Bergerak, Berdampak tersebut menyasar kelompok usia yang sama, yakni 16–30 tahun, untuk mengapresiasi inovasi sosial dan kepemimpinan warga muda.
Ada lima bidang yang dibuka dalam Pemilihan Pemuda Pelopor, yakni meliputi kewirausahaan, seni budaya, ekonomi digital, lingkungan, serta sosial kemasyarakatan. Dispora turut menggelar Pemilihan Gugus Depan dan Pembina Pramuka Berprestasi.
"Kami berupaya menciptakan ekosistem yang mendukung pemuda Sleman agar mandiri secara ekonomi, berkarakter, dan produktif secara sosial," kata Heru.
Ruang ekspresi dilanjutkan pada Oktober lewat ajang FESTAPORA bagi grup band pelajar SMA sederajat se-Kabupaten Sleman. Rangkaian kegiatan ditutup agenda tradisi Pengembaraan Akhir Tahun (BARATA) Kwarcab Pramuka Sleman pada 28–31 Desember 2026.
Sektor olahraga berjalan beriringan. Dispora Sleman menggembleng pembinaan usia dini berbasis sport science pada Agustus hingga September untuk enam cabang olahraga, yaitu bola voli, senam SKJ, taekwondo, catur, panahan, dan tenis meja.
Baca Juga
Pada Oktober, pembinaan intensif dilanjutkan melalui Pusat Pendidikan dan Latihan Pelajar (PPLP) yang menaungi 27 cabang olahraga. Langkah ini disiapkan untuk menyongsong POPDA DIY 2027 serta mengamankan target juara umum Porda DIY 2027.
Heru menekankan keberhasilan seluruh agenda ini membutuhkan dukungan publik dan insan pers agar dampaknya terasa langsung oleh masyarakat Sleman.