News . 26/08/2026, 14:40 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Sebanyak 56 tim dari 34 sekolah tingkat SMA/SMK/MA sederajat se-Kabupaten Sleman bersaing dalam ajang Digdaya Fest 2026: Tunas Wirausaha #2.
Kompetisi bisnis tahunan ini digagas oleh Rumah Kreatif Sleman (RKS) Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman bersama Bank BPD DIY Cabang Sleman.
Program yang didukung dana Corporate Social Responsibility (CSR) Bank BPD DIY Cabang Sleman ini dirancang untuk menumbuhkan jiwa kewirausahaan generasi muda.
Targetnya, mendorong pelajar agar tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi mampu membuka lapangan kerja.
Berbeda dari kompetisi teori, Tunas Wirausaha #2 menerapkan konsep praktik langsung di lapangan.
Para peserta ditantang menjadi perantara penjualan (reseller) bagi produk-produk unggulan Industri Kecil Menengah (IKM) lokal Sleman.
Skema ini menguji kemampuan analisis pasar, strategi pemasaran digital maupun konvensional, hingga teknik negosiasi siswa.
Di sisi lain, IKM Sleman terbantu dalam perluasan jangkauan pasar lewat gagasan kreatif generasi muda.
Rangkaian acara dimulai lewat kick off program pada 27 Agustus 2026. Pelaksanaan kompetisi terbagi dalam dua tahap utama.
Pada tahap pertama, seluruh peserta langsung terjun bermitra memasarkan produk industri kecil. Pelajar belajar proses pemasaran hingga pencapaian konversi penjualan secara nyata.
Sepuluh tim dengan nilai penjualan tertinggi berhak melaju ke tahap kedua.
Tim yang lolos akan menerima pelatihan dan pendampingan intensif untuk menyusun rencana bisnis yang matang.
Kemampuan peserta kembali diuji dalam acara market day sebagai puncak kompetisi pada akhir November 2026.
Para peserta memperebutkan total hadiah uang tunai Rp17 juta, trofi, serta piagam penghargaan.
Pihak Dinas Perindag Sleman menyampaikan apresiasi kepada BPD DIY Cabang Sleman dan para guru pendamping atas komitmen pengembangan kapasitas SDM muda ini.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media