Jangan Cuma di Balik Meja: ASN Sleman Diminta Viralkan Potensi Daerah, dari Salak hingga Prestasi Atlet
Kepala BKN Zudan Arif Fakrulloh saat menjadi pembina Apel Besar ASN Pemkab Sleman.Foto: dok.diskominfo
jogja.fin.co.id - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh meminta Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Sleman tidak hanya fokus pada pekerjaan dan pelayanan publik di belakang meja. Melainkan juga aktif memanfaatkan media sosial untuk memperkenalkan berbagai potensi daerah kepada masyarakat luas.
Saat jadi Pembina Apel Besar ASN Sleman di Stadion Tridadi, Zudan mengatakan ASN Sleman memiliki peran dalam membangun institutional branding daerah.
Media sosial dinilai dapat dimanfaatkan untuk memperkuat citra positif Sleman melalui konten tentang berbagai capaian dan potensi daerah.
Karena itu, dia mendorong ASN aktif mengunggah serta memviralkan potensi yang dimiliki Sleman. Mulai dari kuliner lokal, hasil pertanian unggulan seperti salak pondoh, kemajuan pendidikan, hingga prestasi atlet dan ASN.
Baca Juga
Menurut Zudan, promosi daerah tidak hanya bergantung pada kanal resmi pemerintah. ASN yang tersebar di berbagai perangkat daerah juga memiliki ruang untuk memperkenalkan potensi Sleman melalui akun media sosial masing-masing.
Konten positif yang dibuat secara konsisten dinilai dapat membantu membentuk citra daerah di ruang digital.
Zudan bahkan mengaitkan peran tersebut dengan jumlah ASN secara nasional. Ia menyebut ada sekitar 6,7 juta ASN di Indonesia yang dapat menjadi kekuatan dalam membangun citra positif institusi dan daerah.
“Jika gerakan promosi konten positif ini dijalankan secara konsisten oleh seluruh ASN di Sleman maupun 6,7 juta ASN di seluruh Indonesia, maka citra positif institusi dan daerah dapat terbangun dengan kuat di mata publik,” kata Zudan, Senin 7 September 2026.
Dorongan membangun branding daerah tersebut disampaikan bersamaan dengan pesan Zudan mengenai peningkatan kinerja ASN.
Ia menekankan tiga hal kepada ASN Sleman, yakni meningkatkan produktivitas kerja, memenuhi target kinerja dengan cepat, serta menjaga standar pelayanan agar terus meningkat.
Baca Juga
Zudan juga meminta ASN memperkuat kolaborasi dan sinergi antarsektor. Ia mengapresiasi penerapan sistem meritokrasi di Pemkab Sleman yang dinilainya berjalan konsisten.
Ia turut menyoroti sejumlah capaian daerah, seperti penurunan angka kemiskinan, penurunan stunting, serta terjaganya stabilitas inflasi.
Pemanfaatan media sosial menjadi bagian dari pesan Zudan karena potensi daerah dapat diperkenalkan melalui konten yang dibuat ASN.
Salak pondoh menjadi salah satu contoh produk pertanian unggulan Sleman yang disebut secara langsung. Selain sektor pertanian, konten digital juga dapat mengangkat kuliner lokal, perkembangan pendidikan, serta prestasi atlet dan ASN.
Bagi Zudan, aktivitas tersebut dapat berjalan beriringan dengan tugas ASN dalam meningkatkan produktivitas dan kualitas pelayanan.