News . 14/09/2026, 22:02 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co,id - Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta diguncang dua kali gempa bumi beruntun dalam rentang waktu berbeda pada Senin 14 September 2026. Rangkaian aktivitas tektonik tersebut terpantau berpusat di kawasan perairan laut selatan Kulon Progo dan Gunungkidul.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), gempa pertama terjadi di wilayah Kulon Progo. Aktivitas tersebut tercatat pada siang hari menjelang sore.
"Info Gempa Mag:2.7, 14-Sep-2026 15:02:26 WIB," terang BMKG dalam keterangan tertulisnya.
Lokasi pusat gempa Kulon Progo berada pada koordinat 8,75 Lintang Selatan dan 109,68 Bujur Timur, dengan jarak 117 kilometer barat daya Kulon Progo. Stasiun meteorologi merinci kedalaman gempa tersebut berada pada angka 34 kilometer.
Rangkaian gempa berikutnya bergeser ke arah timur dan mengguncang kawasan Kabupaten Gunungkidul pada Senin malam. Berdasarkan data Stasiun Geofisika Kelas I Sleman melalui akun resmi X @bmkgjogja, getaran tercatat pada pukul 18.30 WIB.
Titik koordinat gempa Gunungkidul berada pada 8,44 Lintang Selatan dan 110,46 Bujur Timur, atau berjarak 52 kilometer sebelah selatan wilayah Gunungkidul. Episentrum gempa malam hari ini juga tercatat berada pada kedalaman serupa, yakni 34 kilometer.
"Info Gempa Mag:2.1, 14-Sep-2026 18:30:17 WIB, Lok: 8.44 LS - 110.46 BT, 52 km Selatan GUNUNGKIDUL-DIY, Kedlmn: 34 km ::BMKG," tulis keterangan resmi instansi tersebut.
Pihak otoritas meteorologi memberikan catatan bahwa seluruh informasi awal ini mengutamakan kecepatan penyampaian data. Hasil pengolahan data masih bisa mengalami pembaruan seiring kelengkapan data lapangan.
Hingga laporan ini dihimpun, belum ada laporan resmi terkait kerusakan bangunan maupun dampak yang ditimbulkan akibat rangkaian getaran gempa di perairan DIY tersebut.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media