News . 05/11/2026, 12:33 WIB

Jelang Pancaroba, 22 Ribu Pohon Perindang di Sleman Disisir, Ring Road Jadi Prioritas

Penulis : Lina  |  Editor : Lina

jogja.fin.co.id  - Pengguna jalan di Sleman perlu mewaspadai ancaman pohon tumbang saat memasuki masa peralihan musim atau pancaroba. Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Sleman mulai menyisir sekitar 22 ribu pohon perindang di sepanjang jalan provinsi dan kabupaten untuk mengantisipasi risiko pohon tumbang.

Penyisiran diprioritaskan di jalur dengan lalu lintas padat, antara lain Ring Road Utara, Ring Road Barat, Jalan Magelang, dan Jalan Solo. Kondisi pohon yang mengering setelah melewati musim kemarau turut meningkatkan risiko patahnya dahan maupun robohnya pohon ketika diterpa angin kencang.

DLH melakukan pemangkasan pada bagian tajuk atau mahkota pohon. Sementara pohon dengan batang berlubang dan lapuk akan ditebang karena dinilai berisiko tumbang.

Kepala DLH Kabupaten Sleman, Junaidi, S.ST, mengatakan pengawasan difokuskan pada pohon-pohon di ruang publik dan sepanjang jalan utama.

Jenis beringin mendapat perhatian karena memiliki tajuk lebat dan karakter perakaran yang dinilai kurang kuat menahan terpaan angin.

"Kami prioritaskan area publik dan tepi jalan utama. Pohon jenis beringin menjadi perhatian khusus karena memiliki dahan lebat dengan akar serabut yang kurang kuat menahan terpaan angin," ujar Junaidi di Sleman, Kamis 5 November 2026.

Pemangkasan Ratusan Pohon di Sejumlah Ruas Jalan

Pemangkasan dilakukan secara bertahap. Di ruas Ring Road Utara, tepatnya Jombor–Maguwo, DLH telah memangkas 20 dari target 64 pohon.

Pekerjaan serupa di Jalan Radjimin telah menjangkau 100 pohon dari total target 400 pohon.

Untuk mempercepat penanganan, DLH juga menggandeng pihak ketiga. Pekerjaan tersebut menyasar 170 pohon di ruas Jalan Tajem–Babadan Wedomartani dan 190 pohon di jalur Gandok–Tyasan hingga perempatan Condongcatur.

Sementara itu, pemangkasan di kawasan Pakem–Cangkringan telah menuntaskan seluruh target sebanyak 74 pohon.

Selain pemangkasan, DLH menyiapkan penataan vegetasi jangka panjang dengan mengganti sejumlah pohon yang dinilai berisiko.

Jenis tanaman pengganti yang dipilih antara lain tanjung, glodogan payung, bungur, dan asem karena memiliki struktur perakaran yang lebih kokoh.

Dua Tim Dikerahkan, Warga Diminta Melapor

Untuk mendukung pekerjaan tersebut, DLH mengerahkan dua tim pemeliharaan yang masing-masing beranggotakan sembilan personel. Petugas bekerja setiap hari kerja dan dapat menambah jam kerja pada akhir pekan jika diperlukan.

           

Network:
FinNews.id   |  Radarpena.co.id   |  IKNPos.id

© 2024 Copyrights by FIN.CO.ID. All Rights Reserved.

PT.Portal Indonesia Media

Alamat: Graha L9 Lantai 3, Jalan Kebayoran Lama Pal 7 No. 17, Grogol Utara, Kebayoran Lama, RT.7/RW.3 Kota Jakarta Selatan 12210

Telephone: 021-2212-6982

Email:fajarindonesianetwork@gmail.com