Jumat, 05 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Bobot Tembus 1 Ton! Sontrot, Sapi Simental Asal Bantul Resmi Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
15/05/2026, 14:02 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Bobot Tembus 1 Ton! Sontrot, Sapi Simental Asal Bantul Resmi Jadi Pilihan Kurban Presiden Prabowo

Penampakan sapi Simental raksasa seberat 1 ton milik peternak Bantul yang dibeli Presiden Prabowo untuk kurban Idul Adha.Foto:ANT

jogja.fin.co.id – Keberuntungan luar biasa menghampiri seorang peternak lokal di Dusun Salakan, Kalurahan Bangunjiwo, Kabupaten Bantul. Seekor sapi Simental raksasa dengan bobot mencapai 1,05 ton milik Supardiono Sambodo resmi dipinang oleh Presiden Prabowo Subianto untuk dijadikan hewan kurban pada Idul Adha 1447 Hijriah atau tahun 2026 mendatang.

Sapi yang diberi nama unik, "Sontrot", ini berhasil menyisihkan kandidat sapi lainnya dalam proses seleksi ketat yang dilakukan oleh tim kepresidenan. Dibeli dengan harga fantastis mencapai Rp110 juta, sapi berusia tiga tahun tersebut kini menjadi primadona dan kebanggaan warga Bangunjiwo.

Hasil 'Branding' Sendiri: Dari Anakan Hingga Jadi Raksasa

Pemilik sapi, Supardiono Sambodo, mengungkapkan rasa syukurnya yang mendalam atas terpilihnya Sontrot. Menariknya, sapi ini bukan hasil beli dari tempat lain, melainkan dirawat sendiri oleh Supardiono sejak masih anakan. Nama "Sontrot" sendiri diambil dari latar belakang pemiliknya yang juga merupakan seorang penjual ubi.

Advertisement

"Ini kebetulan hasil peliharaan dari anakan sendiri. Jenisnya Simental dan usianya sudah masuk tiga tahun. Kalau nama Sontrot itu spontan saja karena saya juga jualan ubi," kenang Supardiono saat ditemui di kandang ternaknya pada Jumat 15 Mei 2026.

Sebelum diputuskan menjadi pilihan orang nomor satu di Indonesia, Supardiono sempat mengusulkan tiga ekor sapi miliknya. Namun, setelah melalui proses kurasi dan pemeriksaan mendalam oleh tim ahli, hanya Sontrot yang dinyatakan memenuhi kriteria kualitas super untuk kurban presiden.

Lolos Uji Kesehatan Ketat dan Bebas Penyakit

Menjadi hewan kurban bagi Presiden bukanlah perkara mudah. Tim kesehatan hewan dari tingkat provinsi hingga pusat turun langsung ke kandang di Salakan untuk melakukan serangkaian pengecekan medis. Mulai dari pemeriksaan fisik, pengecekan gigi (poel), hingga tes laboratorium untuk memastikan sapi bebas dari cacingan maupun penyakit menular lainnya.

"Petugas kesehatan hewan langsung ke sini untuk cek kesehatan secara otomatis. Mereka juga memberikan obat cacing sekalian untuk memastikan kondisi Sontrot benar-benar prima dan sehat sesuai standar," tambah Supardiono.

Hingga saat ini, Sontrot masih mendapatkan perawatan intensif di kandang asalnya sebelum nantinya dijemput untuk disembelih pada hari raya. Meski belum mengetahui lokasi pasti pemotongan dan distribusi dagingnya, Supardiono mengaku sangat bangga karena peternak "ala kadarnya" seperti dirinya bisa dipercaya oleh Presiden.

Baca Juga

Pesan untuk Peternak: Rawatlah dengan Hati

Supardiono yang baru menekuni dunia peternakan selama empat tahun ini berpesan kepada rekan-rekan peternak lainnya agar tetap tekun dan mencintai hewan peliharaannya. Menurutnya, kunci sukses merawat sapi hingga mencapai bobot satu ton lebih adalah konsistensi dan rasa kasih sayang terhadap hewan.

"Intinya kita beternak itu bismillah dan harus senang dengan hewannya. Kalau kita tidak senang dengan sapi, bagaimana bisa merawatnya dengan baik? Yang penting istiqomah dan terus menyukai apa yang kita kerjakan," pungkasnya dengan nada optimis.

Advertisement

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id