News . 17/05/2026, 06:15 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan data prakiraan cuaca terbaru untuk wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Minggu, 17 Mei 2026. Berdasarkan pantauan radar cuaca, kondisi atmosfer di lima kabupaten dan kota menunjukkan variasi yang cukup signifikan, mulai dari langit berawan, udara kabur, hingga potensi turunnya hujan dengan intensitas ringan.
Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan atau mengunjungi destinasi wisata diimbau untuk mencermati perubahan kondisi langit ini guna mengantisipasi hambatan di perjalanan.
BMKG memprediksi wilayah Kabupaten Sleman akan mengalami kondisi yang sedikit berbeda dibanding daerah lainnya. Langit Sleman berpotensi menerima guyuran hujan ringan pada hari ini. Suhu udara di kawasan lereng Gunung Merapi ini berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara yang cukup tinggi, yakni menyentuh angka 78 hingga 96 persen.
Kondisi kelembapan yang tinggi ini memicu pembentukan awan hujan di sekitar wilayah Sleman, sehingga para pengendara sepeda motor disarankan untuk menyiapkan jas hujan.
Sementara itu, Kota Yogyakarta dan Kabupaten Bantul menunjukkan karakteristik cuaca yang serupa. Kedua wilayah ini akan didominasi oleh fenomena udara kabur atau haze sejak pagi hingga menjelang siang hari.
Meskipun tertutup udara kabur, suhu udara di Kota Yogyakarta tetap terasa hangat, berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan 75 sampai 97 persen. Untuk wilayah Bantul yang berbatasan langsung dengan pesisir selatan, suhu udara tercatat berkisar antara 24 hingga 31 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan yang lebih pekat, yaitu mencapai 76 hingga 98 persen.
Beralih ke bagian barat dan timur DIY, Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul diprediksi akan melewati hari ini dengan langit yang cenderung berawan tebal. BMKG mencatat suhu udara di Kulon Progo berada pada rentang 24 hingga 31 derajat Celsius dan kelembapan berkisar antara 81 hingga 95 persen.
Setali tiga uang, Kabupaten Gunungkidul juga mengalami kondisi langit berawan dengan rincian suhu 24 hingga 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di wilayah karst ini tercatat berada pada angka 80 hingga 96 persen. Kondisi berawan ini membuat intensitas sinar matahari tidak terlalu menyengat, sehingga relatif nyaman untuk aktivitas luar ruangan, meski sirkulasi udara terasa agak lembap.
Secara umum, angin di seluruh wilayah DIY bertiup dengan kecepatan normal, namun BMKG tetap meminta warga di kawasan pesisir selatan untuk selalu memperbarui informasi gelombang laut secara berkala.
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media