Sport . 18/05/2026, 14:23 WIB
Penulis : Lina | Editor : Lina
jogja.fin.co.id - Sirkuit Catalunya, Spanyol, menjadi saksi bisu kehebatan talenta muda Indonesia, Veda Ega Pratama, pada Minggu malam, 17 Mei 2026. Menghadapi tantangan berat akibat hasil kualifikasi yang kurang ideal, pembalap belia asal Gunungkidul, Yogyakarta ini mempertontonkan aksi comeback yang sangat berkelas. Memulai balapan dari posisi yang kurang menguntungkan di grid ke-20, Veda sukses mengobrak-abrik barisan pertahanan pembalap Eropa dan menyentuh garis finis di urutan kedelapan.
Performa luar biasa ini tidak hanya mengundang decak kagum pengamat otomotif dunia, tetapi juga mengukuhkan namanya sebagai kandidat terkuat peraih gelar pembalap pendatang baru (rookie) terbaik sepanjang musim balap Moto3 2026.
Sejak lampu hijau menyala, rider binaan Astra Honda ini langsung menunjukkan mental petarung. Pada putaran pertama saja, Veda berhasil melakukan manuver agresif yang bersih untuk melewati delapan pembalap sekaligus dan merangsek ke posisi 12. Kecepatan dan ritme berkendara yang konstan membuat posisinya merangkak naik ke urutan 11 pada lap ketiga.
Dinamika balapan kelas ringan yang sangat ketat sempat membawa Veda menembus urutan kesembilan pada putaran keenam. Meskipun sempat melorot kembali akibat aksi saling salip di lintasan lurus, pembalap bernomor motor khas ini tetap fokus menjaga jarak aman.
Strategi matang Veda membuahkan hasil di akhir laga. Ia berhasil memanfaatkan momentum kemelut jatuhnya pembalap tim Rivacold Snipers, Jesus Rios, menjelang lap-lap akhir. Dengan ketenangan tinggi, Veda mengamankan posisi ke-8 dan berhak membawa pulang tambahan 8 poin krusial.
Tambahan poin dari Catalunya ini membuat pundi-pundi poin Veda Ega Pratama kini menyentuh angka 58 poin. Posisi ini menempatkannya di peringkat kelima dalam klasemen sementara kejuaraan dunia Moto3 2026, menyamai perolehan poin milik pembalap di atasnya, Marco Morelli.
Secara peta persaingan pembalap debutan, posisi Veda saat ini belum tergoyahkan. Ia menjadi rookie dengan raihan poin tertinggi dibandingkan rival-rival seangkatannya seperti Valentin Perrone dan Guido Pini. Konsistensi finis di zona poin menjadi modal berharga bagi pembalap asal Yogyakarta ini untuk terus mengibarkan bendera Merah Putih di panggung balap internasional pada seri-seri berikutnya.
Klasemen Sementara Moto3 2026 Papan Atas (Seri Catalunya):
Maximo Quiles: 140 poin
Adrian Fernandez: 76 poin
Alvaro Cape: 73 poin
Marco Morelli: 58 poin
Veda Ega Pratama (Indonesia): 58 poin
Network:
FinNews.id |
Radarpena.co.id |
IKNPos.id
PT.Portal Indonesia Media