Jumat, 05 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Pantai Selatan DIY Diserbu Ubur-Ubur Beracun, Wisatawan Diminta Ekstra Waspada!

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
18/05/2026, 16:38 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Pantai Selatan DIY Diserbu Ubur-Ubur Beracun, Wisatawan Diminta Ekstra Waspada!

Penampakan ubur-ubur yang menyerbut Pantai Selatan DIY.Foto:ANT

jogja.fin.co.id - Kawasan wisata Pantai Selatan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) kini tengah menghadapi ancaman musiman yang wajib diwaspadai oleh para pelancong. Seiring masuknya fase pancaroba atau peralihan dari musim hujan menuju kemarau, kawanan ubur-ubur beracun mulai menepi ke bibir pantai. Anggota Satlinmas Rescue Istimewa (SRI) bersama tim Jogo Segoro kini memperketat pengawasan setelah dilaporkan adanya wisatawan yang menjadi korban sengatan biota laut tersebut.

Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) DIY, Bagas Senoadji, menegaskan bahwa patroli dialogis kini digencarkan untuk memberikan edukasi langsung di lapangan.

"Anggota SRI dan Jogo Segoro selalu mengingatkan wisatawan untuk hati-hati terhadap ubur-ubur," tegas Bagas Senoadji saat memberikan keterangan resmi di Yogyakarta, Senin, 18 Mei 2026.

Anak-Anak Jadi Target Paling Rentan Pemicu Insiden

Advertisement

Munculnya ubur-ubur ini kerap kali mengecoh perhatian pengunjung, terutama anak-anak. Bentuk tubuhnya yang unik menyerupai balon tiup kecil dengan perpaduan warna biru cerah hingga transparan, membuat biota laut ini terlihat seperti mainan yang menarik di atas pasir pantai. Padahal, di balik penampilannya yang cantik, terdapat tentakel beracun yang siap melepaskan sengatan berbahaya.

"Bentuk ubur-ubur bagi anak-anak mungkin menarik untuk dipegang," ujar Bagas menguraikan alasan kerentanan korban usia dini.

Pada liburan akhir pekan pertengahan Mei ini, posko penyelamat mencatat sudah ada tiga orang wisatawan di Pantai Sepanjang, Kabupaten Gunungkidul, yang terpaksa dilarikan ke pos medis akibat tersengat ubur-ubur pada Jumat, 15 Mei. Selain itu, sehari sebelumnya, satu orang pelancong juga dilaporkan terluka akibat terkena duri ikan beracun di Pantai Sundak. Efek dari sengatan ubur-ubur impes ini tidak bisa diremehkan karena mampu memicu sensasi terbakar yang panas, gatal hebat, hingga nyeri sendi yang menjalar.

Fenomena Transisi Musiman dan Langkah Preventif Petas Spanduk

Secara siklus biologi laut, kemunculan ubur-ubur di pesisir selatan ini merupakan fenomena tahunan yang sangat dipengaruhi oleh pergerakan gelombang laut serta perubahan suhu air bawah laut selama masa pancaroba. Arus laut yang kuat mendorong koloni makhluk transparan ini lepas dari laut dalam hingga terdampar di sepanjang garis pantai komersial.

Guna menekan angka fatalitas dan mencegah jatuhnya korban baru, Satpol PP DIY mengambil langkah taktis dengan memproduksi spanduk peringatan multi-bahasa dalam jumlah besar. Papan informasi visual ini akan dipasang secara masif di titik-titik krusial yang memiliki angka kunjungan tertinggi, tepatnya di Wilayah II Kabupaten Gunungkidul dan Wilayah IV Kabupaten Bantul. Pengunjung diimbau untuk selalu mengenakan alas kaki dan mengawasi buah hati mereka agar tidak menyentuh biota laut apa pun yang terdampar di pantai.

Baca Juga

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
Penulis jogja.fin.co.id