PERINGATAN DINI BMKG: Waspada Potensi Hujan Petir Landa Kota Jogja, Sleman, dan Bantul Hari Ini
Ilustrasi hujan di wilayah DIY, termasuk Kota Jogjakarta, Sleman dan Bantul.Foto:Unsplash@ShusantaRokka
jogja.fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Yogyakarta mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang bakal melanda sebagian besar wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) pada Kamis, 21 Mei 2026. Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi perubahan cuaca yang terjadi sejak siang hari.
Data terbaru BMKG menunjukkan bahwa kondisi atmosfer di wilayah Jawa Bagian Selatan memicu pertumbuhan awan konvektif secara intensif. Faktor tersebut meningkatkan potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat yang disertai kilat dan angin kencang di tiga wilayah kabupaten/kota.
Wilayah Terdampak Cuaca Ekstrem
Tiga wilayah utama, yakni Kota Yogyakarta, Kabupaten Sleman, dan Kabupaten Bantul berpotensi mengalami hujan petir. Berdasarkan analisis visual radar, wilayah Kota Yogyakarta dan Bantul mencatatkan suhu udara berkisar antara 24 hingga 33 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara mencapai 66 hingga 98 persen.
Sementara itu, Kabupaten Sleman diperkirakan mengalami kondisi serupa dengan suhu udara yang sedikit lebih sejuk, yakni berada pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius. Tingginya angka kelembapan udara di wilayah Sleman yang menyentuh 98 persen menjadi indikator kuat tingginya curah hujan yang akan turun sepanjang hari ini.
Baca Juga
Kondisi Cuaca Kulon Progo dan Gunungkidul
Berbeda dengan wilayah perkotaan dan lereng Gunung Merapi, Kabupaten Kulon Progo dan Gunungkidul diprediksi hanya akan menerima guyuran hujan dengan intensitas ringan. Cuaca di kedua wilayah ini cenderung lebih bersahabat, meskipun awan tebal tetap mendominasi sejak pagi hari.
Suhu udara di Kulon Progo dan Gunungkidul terpantau stabil pada rentang 24 hingga 32 derajat Celsius. Namun, BMKG tetap mengimbau warga di pesisir selatan Kulon Progo dan kawasan perbukitan karst Gunungkidul untuk tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca lokal yang bergerak dinamis.
Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat
Pihak berwenang meminta pengendara roda dua maupun roda empat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat melintasi jalur rawan genangan dan pohon tumbang. Hujan petir biasanya datang bersamaan dengan angin kencang berdurasi singkat yang dapat mengganggu jarak pandang serta stabilitas berkendara.
Baca Juga
- Niat Berburu Sunrise Usai Main Skateboard, Dua Pemuda Tewas di Embung Kaliaji Sleman
- 6 Wisatawan Terseret Ombak di Pantai Menganti Cilacap, 4 Selamat 2 Masih Dicari
Warga juga diimbau untuk segera mencari tempat berlindung yang aman dan menghindari pohon besar atau papan reklame saat petir mulai terdengar. BMKG akan terus memperbarui dinamika radar cuaca secara berkala guna memberikan informasi mitigasi bencana yang akurat kepada masyarakat luas.