Udara Kabur Dominasi Wilayah DIY Hari Ini 22 Mei 2026, BMKG Minta Warga Waspadai Jarak Pandang
Ilustrasi Udara kabur mendominasi wilayah DIY termasuk Kota Jogja hingga Gunungkidul Jumat 22 Mei 2026.Foto:Unsplash@mohamadmardani
jogja.fin.co.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Wilayah Yogyakarta merilis data prakiraan cuaca terbaru untuk seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta pada Jumat, 22 Mei 2026. Berdasarkan pantauan radar cuaca, fenomena udara kabur dan kabut/asap berpotensi menyelimuti sebagian besar kabupaten dan kota di DIY sejak pagi hingga menjelang malam hari. Kondisi ini memicu penurunan kualitas jarak pandang bagi para pengguna jalan.
Masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan perlu mengantisipasi perubahan suhu udara yang berkisar antara 23 hingga 29 derajat Celsius. Kelembapan udara yang cukup tinggi hari ini berpotensi memicu rasa gerah, meskipun sinar matahari terhalang oleh lapisan tipis partikel di atmosfer.
Kabut Tebal Selimuti Gunungkidul, Udara Kabur Kepung Sleman dan Kota Jogja
BMKG memprediksi kondisi cuaca yang bervariasi di tiap wilayah, dengan karakteristik visual yang berbeda secara signifikan. Wilayah Kabupaten Gunungkidul mencatatkan visual cuaca paling redup berupa fenomena kabut atau asap yang cukup tebal sejak pagi hari. Suhu udara di wilayah perbukitan selatan ini berkisar antara 23 sampai 28 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan mencapai angka maksimal 99 persen.
Baca Juga
Sebaliknya, empat wilayah lain seperti Kulon Progo, Bantul, Sleman, dan Kota Yogyakarta mengalami fenomena udara kabur (mist). Untuk wilayah Sleman dan Kulon Progo, suhu udara tercatat pada rentang 24 hingga 28 derajat Celsius dengan kelembapan udara mencapai 94 hingga 96 persen.
Sementara itu, wilayah urban Kota Yogyakarta dan Bantul mengalami suhu udara yang sedikit lebih hangat. Kedua wilayah ini mencatatkan suhu udara maksimum hingga 29 derajat Celsius dengan tingkat kelembapan udara minimal berada pada angka 78 hingga 79 persen.
Prediksi Akhir Pekan: Potensi Hujan Mulai Mengintai Wilayah Sleman
Berdasarkan analisis tren pemodelan cuaca hingga beberapa hari ke depan, masyarakat DIY wajib mengantisipasi perubahan cuaca yang cukup dinamis menjelang akhir pekan. BMKG mendeteksi adanya pertumbuhan awan hujan di wilayah utara DIY secara bertahap.
Pada Sabtu, 23 Mei 2026 besok, wilayah Kabupaten Sleman diprediksi akan mengalami hujan dengan intensitas ringan. Sementara itu, wilayah lainnya seperti Kulon Progo, Bantul, dan Gunungkidul masih tetap bertahan dengan kondisi cuaca berselimut kabut asap yang pekat. Warga yang merencanakan agenda perjalanan luar ruangan pada akhir pekan ini disarankan untuk terus memantau pembaruan informasi cuaca berkala guna menghindari potensi gangguan di jalan raya.