Jumat, 05 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Jelang Idul Adha Harga Cabai Keriting di Sleman Melejit, Pangan Lain Malah Turun

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
25/05/2026, 18:08 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Jelang Idul Adha Harga Cabai Keriting di Sleman Melejit, Pangan Lain Malah Turun

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih, memaparkan beberapa bahan pokok lain yang ikut merangkak naik.Foto:IG

jogja.fin.co.id - Pergerakan harga barang kebutuhan pokok di pasar tradisional mulai menunjukkan gejolak bervariasi menjelang perayaan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah. Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Perindag) Kabupaten Sleman mendeteksi lonjakan signifikan pada kelompok komoditas hortikultura, terutama jenis cabai-cabaian.

Meski demikian, otoritas daerah memastikan pasokan pangan secara umum masih berada dalam kondisi aman dan harga relatif terkendali.

Tim pemantau harga pangan melaporkan dinamika transaksi ini secara harian dari delapan pasar rakyat utama, yakni Pasar Sleman, Prambanan, Godean, Tempel, Pakem, Kalasan, Depok, dan Pasar Cebongan.

Cabai Keriting Pimpin Lonjakan Harga Komoditas

Advertisement

Data Disperindag Sleman pada minggu keempat Mei 2026 menunjukkan komoditas beras, gula pasir, minyak goreng curah, tepung terigu, dan daging sapi cenderung bertahan stabil. Namun, situasi berbeda menerpa komoditas cabai merah keriting yang mengalami lonjakan harga tertinggi mencapai 19,58 persen dibanding pekan sebelumnya.

Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Sleman, RR Mae Rusmi Suryaningsih, memaparkan beberapa bahan pokok lain yang ikut merangkak naik. Minyakita mencatat kenaikan sebesar 5,17 persen, disusul bawang merah 2,41 persen, dan cabai rawit merah 1,5 persen.

"Kenaikan tipis juga terjadi pada cabai merah besar sebesar 0,85 persen, minyak kemasan premium 0,56 persen, serta kedelai impor dan lokal yang bergerak naik di bawah 1 persen," urai Mae Rusmi saat memberikan keterangan resmi di Sleman, Senin, 25 Mei 2026.

Kabar Baik Telur dan Daging Ayam Ras Justru Menyusut

Di tengah lonjakan harga cabai, konsumen di Kabupaten Sleman mendapatkan sentimen positif dari turunnya harga beberapa komoditas hewani. Bawang putih honan memimpin tren penurunan sebesar 1,97 persen. Selanjutnya, harga daging ayam ras juga menyusut 0,61 persen di pasar tradisional.

Komoditas strategis lain seperti cabai rawit hijau, bawang putih kating, dan telur ayam ras turut mengalami penurunan harga masing-masing sebesar 0,21 persen. Penurunan ini memposisikan harga telur ayam ras kini berada di angka rata-rata Rp25.375 per kilogram. Penurunan harga lini protein ini menjadi angin segar bagi masyarakat untuk menyeimbangkan pengeluaran belanja harian.

Baca Juga

Skema Intervensi Pasar Hadapi Gejolak Iduladha

Pemerintah Kabupaten Sleman mengantisipasi potensi spekulasi harga dengan memperkuat jalur logistik dari distributor hingga ke pedagang pasar. Disperindag bersama Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) siap meluncurkan program intervensi jika harga bahan pangan pokok di delapan pasar pantauan bergerak melewati batas toleransi kewajaran.

"Ketika terjadi kenaikan harga yang signifikan, Disperindag bersama TPID melakukan intervensi melalui kegiatan operasi pasar," tegas Mae Rusmi. Langkah taktis ini bertujuan untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menekan laju inflasi daerah menjelang hari raya keagamaan. Fokus pengawasan intensif saat ini mengarah pada ketersediaan stok fisik dan kestabilan harga eceran tertinggi untuk produk minyak goreng subsidi pemerintah atau Minyakita.

Advertisement

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja