Kamis, 04 Juni 2026
--°C --
-- · --
Edukasi

Kuliah Gratis Plus Magang Dibayar, Sleman Pintar 2026 Kembali Dibuka

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
27/05/2026, 15:24 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Kuliah Gratis Plus Magang Dibayar, Sleman Pintar 2026 Kembali Dibuka

Peluncuran Program Sleman Pintar 2026 oleh Pemkab Sleman dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY).Foto:HumasSleman

jogja.fin.co.id – Pemerintah Kabupaten Sleman kembali menggulirkan Program Sleman Pintar pada 2026 dengan skema yang diperluas. Tidak hanya memberikan akses kuliah gratis, program ini juga membuka jalur magang industri selama 1,5 tahun bagi mahasiswa dari keluarga kurang mampu.

Program hasil kolaborasi antara Pemerintah Kabupaten Sleman dan Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) itu resmi diluncurkan di Kampus UTY, Selasa 26 Mei 2026. Sejumlah mitra industri juga ikut bergabung melalui penandatanganan kerja sama guna mendukung penyerapan keterampilan mahasiswa di dunia kerja.

Berbeda dari program beasiswa pendidikan pada umumnya, Sleman Pintar menawarkan model pembelajaran berbasis industri. Mahasiswa tidak hanya mengikuti perkuliahan di kampus, tetapi juga menjalani praktik kerja langsung di perusahaan mitra.

Skema tersebut menjadi salah satu upaya Pemkab Sleman untuk memperkuat akses pendidikan tinggi sekaligus menekan angka kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.

Advertisement

Program ini mengusung misi “Satu Keluarga Miskin Satu Sarjana”, dengan sasaran lulusan SMA sederajat dari keluarga kurang mampu di wilayah Sleman.

Tidak Hanya Kuliah Gratis, Mahasiswa Juga Dapat Pengalaman Kerja

Rektor UTY, Dr. Bambang Moertono Setiawan, mengatakan terdapat pengembangan signifikan pada tahun kedua pelaksanaan program tersebut.

Jika sebelumnya hanya tersedia tiga program studi, kini peserta dapat memilih hingga 20 program studi dari berbagai bidang, mulai teknik, komputer, sains, sosial hingga pariwisata.

Mahasiswa akan mengikuti perkuliahan teori selama dua tahun di kampus. Setelah itu, mereka menjalani pembelajaran berbasis industri melalui program magang selama sekitar 1,5 tahun di perusahaan mitra.

“Mahasiswa nantinya tidak hanya belajar teori, tetapi juga praktik langsung di industri. Bahkan selama proses itu mereka juga memperoleh uang saku,” ujar Bambang.

Sejumlah perusahaan yang bergabung dalam kerja sama tersebut antara lain sektor manufaktur, teknologi, pendidikan, hingga industri kreatif.

Pemkab Sleman Soroti Pendidikan sebagai Jalan Keluar Kemiskinan

Advertisement

Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menilai pendidikan masih menjadi salah satu instrumen paling efektif untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, akses kuliah bagi keluarga kurang mampu perlu diperluas agar generasi muda memiliki peluang kerja lebih baik di masa depan.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja