Sapi Kurban 1,1 Ton Inisial TIW Muncul di Masjid Dekat Rumah Amien Rais, Pengirim Masih MISTERIUS
Sapi kurban jenis simental berbobot 1,1 ton bertuliskan inisial TIW di Masjid Fatahillah Gejayan Sleman.Foto:ANT
jogja.fin.co.id - Warga Padukuhan Gejayan, Kalurahan Condongcatur, Kapanewon Depok, Sleman, dibuat penasaran dengan kemunculan seekor sapi kurban berbobot sekitar 1,1 ton yang tiba di Masjid Fatahillah menjelang Idul Adha 2026.
Perhatian warga tertuju pada tulisan inisial “TIW” yang tertera pada sapi jenis simental tersebut. Hingga kini, sosok di balik pengiriman hewan kurban itu belum diketahui secara pasti.
Masjid Fatahillah sendiri berada di kawasan Gejayan dan berlokasi tidak jauh dari kediaman tokoh nasional Amien Rais.
Ketua Takmir Masjid Fatahillah, Muhani, mengatakan pengurus menerima informasi bahwa sapi tersebut dikirim dari Jakarta dan dibeli dari peternak di wilayah Boyolali, Jawa Tengah.
Baca Juga
“Informasi yang kami terima, sapi ini memang dikirim untuk kurban Idul Adha,” kata Muhani Jumat 29 Mei 2026.
Inisial TIW Picu Rasa Penasaran Warga
Muhani mengaku pengurus masjid tidak mengetahui identitas pasti pengirim sapi tersebut. Pihak masjid hanya menerima informasi bahwa bantuan hewan kurban diberikan atas nama seseorang berinisial TIW untuk masyarakat sekitar.
“Kami tidak mengetahui secara langsung siapa pengirimnya. Yang jelas kami menyampaikan terima kasih atas bantuan hewan kurban yang diberikan kepada warga,” ujarnya.
Ia menjelaskan, informasi awal mengenai pengiriman sapi diterima dari kepala dukuh setempat. Setelah itu, pengurus masjid segera menyiapkan kebutuhan teknis penyembelihan. Pengirimnya menyampaikan hanya atas nama Pak TIW untuk warga kompleks dan berharap bisa bermanfaat bagi masyarakat.
Daging Kurban Dibagikan untuk Semua Warga
Baca Juga
- Polisi Periksa Lima Saksi Kasus Dugaan Malpraktik Balita Tewas di RSUD Prambanan
- Niat Berburu Sunrise Usai Main Skateboard, Dua Pemuda Tewas di Embung Kaliaji Sleman
Pada Idul Adha tahun ini, Masjid Fatahillah menerima total lima ekor sapi dan 14 kambing untuk dikurbankan. Distribusi daging dilakukan kepada masyarakat sekitar tanpa membedakan latar belakang agama.
Ketua RT 01 Gejayan, Lilik Prabowo, mengatakan seluruh kepala keluarga di wilayahnya memperoleh bagian daging kurban, termasuk warga nonmuslim.
“Semua warga mendapatkan bagian, baik muslim maupun nonmuslim. Untuk RT 01, masing-masing kepala keluarga menerima sekitar dua kilogram daging,” ujar Lilik.
Menurut dia, jumlah hewan kurban tahun ini tergolong melimpah. Sebagian daging bahkan turut disalurkan ke sejumlah wilayah di Jawa Tengah seperti Kebumen dan Magelang.
Lilik juga menyampaikan apresiasi atas bantuan sapi kurban yang dinilai membawa manfaat bagi masyarakat di lingkungan sekitar.