Sabtu, 06 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Awal Pekan Tanpa Terik Menyengat: Intip Prakiraan Cuaca DIY Senin 1 Juni 2026 Terbaru

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
01/06/2026, 07:31 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Awal Pekan Tanpa Terik Menyengat: Intip Prakiraan Cuaca DIY Senin 1 Juni 2026 Terbaru

Ilustrasi cuaca di wilayah Bantul Daerah Istimewa Yogyakarta.Foto: Unsplash@AzkaNurakli

jogja.fin.co.id - Masyarakat yang hendak beraktivitas di luar ruangan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) tak perlu khawatir pada awal pekan ini. Kondisi langit di lima kabupaten dan kota madya diprediksi cukup bersahabat tanpa gangguan cuaca ekstrem sepanjang hari Senin, 1 Juni 2026.

Langit abu-abu tipis akan mendominasi pemandangan sejak pagi hingga malam hari. Situasi ini memberikan kenyamanan lebih bagi para pelaju lokal maupun wisatawan yang sedang menghabiskan waktu di kota budaya ini, mengingat paparan terik matahari langsung akan terhalang oleh lapisan awan.

Meskipun demikian, kelembapan udara yang relatif tinggi di beberapa titik menuntut masyarakat untuk tetap menjaga kondisi tubuh agar tidak mudah lelah selama beraktivitas.

Kondisi Suhu Udara di Kawasan Wisata Pantai dan Pegunungan

Advertisement

Kawasan sisi selatan yang meliputi wilayah Kabupaten Bantul dan Gunungkidul menunjukkan variasi suhu yang cukup dinamis. Wilayah Bantul akan mengalami rentang suhu antara 22 hingga 30 derajat Celsius, dengan tingkat kelembapan udara yang cukup pekat, menyentuh angka 59 hingga 94 persen.

Sementara itu, Kabupaten Gunungkidul yang terkenal dengan jajaran pantai tebingnya diprediksi menjadi wilayah dengan suhu permukaan tertinggi pada siang hari nanti. Suhu di kawasan ini berpotensi melonjak hingga 32 derajat Celsius, dengan batas bawah sebesar 23 derajat Celsius. Tingkat kelembapan di bumi Handayani ini berada pada kisaran 59 hingga 87 persen, menjadikannya sedikit lebih kering jika kita bandingkan dengan wilayah Bantul.

Beralih ke wilayah barat, Kabupaten Kulon Progo menunjukkan stabilitas cuaca yang serupa. Para petani di kawasan pesisir maupun pekerja di area Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) akan menemui cuaca berawan dengan suhu udara berkisar 23 sampai 29 derajat Celsius, didukung kelembapan udara pada rentang 63 hingga 89 persen.

Potensi Udara Dingin di Sleman dan Pusat Kota Yogyakarta

Bagi masyarakat yang tinggal di lereng Gunung Merapi atau Kabupaten Sleman, hawa sejuk akan menyelimuti kawasan tersebut dengan suhu minimum menyentuh 23 derajat Celsius dan maksimal mencapai 31 derajat Celsius. Tingkat kelembapan udara di Sleman bergerak di angka 59 hingga 89 persen, yang berarti kondisi udara tetap terasa lembap meski matahari berada di titik tertinggi.

Kondisi yang identik juga membayangi wilayah pusat pemerintahan dan ekonomi, yakni Kota Yogyakarta. Kawasan Malioboro, Kraton, hingga Kotagede diproyeksikan memiliki fluktuasi suhu yang sama persis dengan Sleman, yaitu berada pada rentang 23 hingga 31 derajat Celsius.

Baca Juga

Hanya saja, pusat kota tercatat memiliki tingkat kelembapan udara sedikit lebih rendah pada batas bawahnya, yaitu mulai dari 57 hingga 91 persen. Lapisan awan yang tebal di atas kota madya dipastikan mengurangi penguapan langsung, sehingga genangan atau sisa basah dari hari sebelumnya mungkin membutuhkan waktu lebih lama untuk mengering.

Sifat cuaca berawan yang merata di seluruh DIY ini juga menjadi penanda transisi musim yang harus diantisipasi oleh para pelaku sektor transportasi dan pariwisata. Pengendara kendaraan roda dua disarankan tetap menyiapkan kelengkapan pelindung hujan di bagasi motor, sebagai bentuk antisipasi lokal terhadap perubahan dinamika awan yang kerap terjadi secara mendadak di sekitar lereng pegunungan maupun garis pantai selatan.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja