Sabtu, 06 Juni 2026
--°C --
-- · --
News

Satu Wafat dan Dua Dirawat di Arab Saudi, Bupati Kulon Progo Sambut Kloter Pertama Kepulangan Haji

L
Lina · Lina
Tim Redaksi
02/06/2026, 15:18 WIB
Bagikan
Saluran WhatsApp Resmi jogja.fin.co.id
Dapatkan berita terupdate langsung di WhatsApp
Follow
Satu Wafat dan Dua Dirawat di Arab Saudi, Bupati Kulon Progo Sambut Kloter Pertama Kepulangan Haji

Suasana haru jemaah haji kloter pertama Kabupaten Kulon Progo saat bersujud syukur setibanya di halaman Masjid Agung Kulon Progo.Foto:ANT

jogja.fin.co.id - Isak tangis bahagia dan suasana haru menyelimuti kedatangan 357 jemaah haji kloter pertama asal Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Rombongan tamu Allah ini menginjakkan kaki kembali di tanah air melalui Bandara Internasional Yogyakarta (YIA) pada Selasa, 2 Juni 2026.

Anggota keluarga yang telah lama menanti langsung menyambut kepulangan mereka dengan pelukan erat dan derai air mata syukur setelah menunaikan ibadah di Tanah Suci.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menggelar prosesi penyambutan resmi di Masjid Agung Kulon Progo. Bupati Kulon Progo, Agung Setyawan, memimpin langsung jalannya acara bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda).

Pemimpin daerah tersebut menyampaikan apresiasi mendalam atas ketangguhan para jemaah dalam menyelesaikan seluruh rangkaian rukun Islam kelima di tengah berbagai tantangan cuaca.

Advertisement

Cerita Sukses Layanan di Tengah Suhu Panas Arab Saudi

Keberhasilan kepulangan kloter pertama ini menyisakan cerita perjuangan yang luar biasa dari para jemaah. Musim haji tahun ini memaksa mereka untuk beradaptasi dengan kondisi alam yang cukup berat di Arab Saudi. Namun, kedisiplinan jemaah dalam mematuhi arahan tim medis menjadi kunci utama keselamatan mayoritas rombongan.

Salah seorang jemaah haji, Zuhdi Malik, membagikan pengalamannya mengenai situasi penyelenggaraan ibadah di sana. Ia melayangkan pujian terhadap manajemen pelayanan haji tahun ini yang dinilai berjalan sangat sukses dan terstruktur dengan baik.

Zuhdi merasakan langsung bagaimana kesigapan para petugas lapangan dalam memfasilitasi kebutuhan jemaah, mulai dari urusan transportasi lokal, kualitas pemukiman, hingga pasokan konsumsi harian.

"Penyelenggaraan haji tahun ini sukses. Petugas sangat sigap dan cekatan. Meski sempat terkendala suhu panas ekstrem di Arab Saudi, kami dapat mengantisipasinya dengan mengikuti instruksi kesehatan secara disiplin," tutur Zuhdi Malik saat menceritakan pengalamannya.

Kabar Duka dan Jemaah yang Tertinggal di Arab Saudi

Baca Juga

Di balik kegembiraan massal tersebut, awan duka tetap menggelayuti sebagian masyarakat Kulon Progo. Bupati Agung Setyawan menyampaikan rasa belasungkawa yang mendalam atas berpulangnya satu orang jemaah haji bernama Ngadikin, warga asal Plumbon, yang mengembuskan napas terakhirnya di Tanah Suci.

Selain kabar duka tersebut, terdapat dua jemaah haji asal Kulon Progo yang terpaksa menunda kepulangan mereka ke Indonesia. Kedua warga tersebut adalah Jalal Amat Iman dan Sabilah Somowijiyo.

Tim medis terpaksa menahan keberangkatan mereka karena keduanya masih harus menjalani perawatan intensif di rumah sakit Arab Saudi akibat kondisi kesehatan yang belum stabil.

Advertisement

"Terdapat pula dua orang yang terpaksa menunda kepulangan karena masih menjalani perawatan intensif di Arab Saudi, yakni Jalal Amat Iman dan Sabilah Somowijiyo. Kita doakan bersama semoga segera diberikan kesembuhan," ujar Bupati Agung Setyawan di hadapan para jemaah dan tamu undangan.

Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menegaskan komitmen mereka untuk terus memantau perkembangan kesehatan kedua jemaah yang masih tertinggal tersebut. Dinas terkait terus berkoordinasi dengan otoritas kesehatan di Arab Saudi demi memastikan mereka mendapatkan pelayanan terbaik hingga layak terbang untuk kembali ke kampung halaman.

Bagikan Artikel
Lina
Lina
Penulis
FIN BIro Jogja